04 April 2025

Get In Touch

Cak Imin Bakal Sanksi Kader yang Tidak Aktif Memenangkan Luluk-Lukman

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat kampanye akbar Luluk-Lukman di Gresik, Minggu (10/11/2024)
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat kampanye akbar Luluk-Lukman di Gresik, Minggu (10/11/2024)

GRESIK (Lenteratoday) – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menegaskan komitmen penuh untuk memenangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 1, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim, pada Pilgub Jatim 2024.

Dalam kampanye akbar di lapangan Pelem Watu, Menganti, Gresik, Minggu (10/11/2024), Gus Imin memberi instruksi tegas kepada seluruh kader PKB di Jawa Timur agar aktif terlibat dalam pemenangan Luluk-Lukman, bahkan dengan ancaman sanksi bagi mereka yang tidak serius.

Gus Imin menekankan pentingnya perubahan bagi Jawa Timur, yang menurutnya harus lebih maju dan sejahtera di masa depan.

"Jawa Timur butuh perubahan. Kita tidak bisa hanya puas dengan kondisi saat ini. Nomor 1, Luluk dan Lukman, adalah sosok yang siap membawa kemajuan bagi Jawa Timur,” ungkap Cak Imin, Minggu (10/11/2024).

Cak Imin yang kini menjabat Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat mengaku sudah lama mengenal kapabilitas Luluk dan Lukman, menurutnya adalah kader PKB yang tangguh dan berpengalaman.

"Mereka bukan hanya militan tetapi juga memiliki visi untuk membangun Jawa Timur yang adil, makmur, dan sejahtera,” terangnya.

PKB, lanjutnya, memutuskan mendukung Luluk-Lukman setelah melalui proses pertimbangan matang bersama para tokoh dan masyarakat. “Kami yakin keputusan ini tepat. Luluk dan Lukman adalah pilihan terbaik untuk membawa perubahan positif bagi Jawa Timur,” katanya.

Untuk itu, Cak Imin memberikan instruksi tegas kepada seluruh kader PKB di Jawa Timur agar bekerja keras memenangkan Luluk-Lukman. Dia meminta setiap anggota DPRD dari PKB untuk turun langsung ke masyarakat, menggerakkan seluruh elemen PKB di tingkat desa dan kecamatan.

“Saya instruksikan kepada semua kader, baik yang di legislatif maupun di struktural partai, untuk aktif berjuang tanpa lelah demi kemenangan Luluk-Lukman. Ini adalah perintah yang tidak bisa diabaikan,” tegasnya.

Cak Imin juga tidak segan mengeluarkan ultimatum bagi kader yang tidak aktif dalam upaya pemenangan ini. Dia menegaskan, kader yang tidak bergerak atau tidak serius akan diberi sanksi tegas, termasuk potensi pemecatan dari jabatan.

"Yang masih pasif harus segera bergerak, anggota DPRD akan kita evaluasi, yang tidak bergerak akan kami sanksi," tutur Cak Imin.

Perlu diketahui, Dalam survei Indikator Politik yang dilakukan pada 9-14 September 2024, untuk simulasi 3 paslon Gubernur dan Wakil Gubenur Jawa Timur, masih 10,2% responden yang tidak menjawab.

Sementara, Survei Litbang Kompas pada medio Juli 2024, masih ada 50 persen swing voters (responden) yang belum menentukan pilihan.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Gresik Much Abdul Qodir menyampaikan struktur PKB saat ini sudah bergerak ke desa-desa untuk mengkampanyekan pasangan Luluk-Lukman, menurut Qodir, sebaran alat peraga kampanye (APK) sudah dipasang para anggota DPRD Gresik di wilayah masing-masing.

"Struktur partai sudah menyapa warga, menyampaikan mensosialisasikan visi-misi yang diusung Pasangan Luluk-Lukman, terutama program unggulan mengentaskan pengangguran dan kemiskinan di Jawa Timur," tutur Qodir.

Dalam kesempatan itu, Luluk Nur Khamidah mengetengahkan pendidikan menjadi fokus programnya terutama kesejahteraan guru, Luluk menjanjikan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan bagi guru TK, PAUD, RA, dan Madin.

"Insentif bulanan juga akan kami berikan. Dan kami akan menargetkan Jawa Timur bebas anak putus sekolah," ujar Luluk.

Di Jawa Timur ini, angka kemiskinan yang masih tinggi juga menjadi konsen dia dalam lima tahun ke depan jika diamanhi rakyat Jawa Timur menjadi Gubernur.

"Kami akan menumbuhkan UMKM baru dan mendorong UMKM yang sudah ada naik tingkat, agar Jawa Timur tak lagi menjadi provinsi dengan angka kemiskinan tertinggi," urai Luluk.

Dalam kampanye akbar Luluk-Lukman di Gresik ini, para ulama, tokoh masyarakat dan seluruh kader PKB memadati lapangan Palemwatu, sejak pukul 06.00 hingga pukul 11.30 WIB. (*)

Reporter: Pradhita/rls | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.