04 April 2025

Get In Touch

Pemkot Malang Manfaat Dana CSR untuk Perbaikan Sekolah, SDN Ketawanggede Jadi Proyek Awal

Peninjauan sekolah rusak di SDN Ketawanggede Kota Malang, Rabu (13/11/2024). (Santi/Lenteratoday)
Peninjauan sekolah rusak di SDN Ketawanggede Kota Malang, Rabu (13/11/2024). (Santi/Lenteratoday)

MALANG (Lenteratoday) - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memanfaatkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR), untuk mempercepat perbaikan sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan berat.

Hingga akhir 2024 nanti, Pemkot menargetkan 11 sekolah akan selesai diperbaiki. Dengan SDN Ketawanggede sebagai proyek awal, yang didanai oleh CSR dari Citraland sebesar Rp 612 juta.

"Dititikberatkan di SDN Ketawanggede, karena kondisinya sudah banyak yang rusak. Harapannya nanti CSR yang lain akan menyusul, untuk perbaikan di sekolah lainnya," ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, Rabu(13/11/2024).

Suwarjana menyebutkan terdapat 51 sekolah di Kota Malang yang tercatat dalam kondisi rusak, untuk tahun 2024 ini target perbaikan difokuskan pada 11 sekolah yang membutuhkan perbaikan mendesak.

"Nanti yang 40 lainnya akan diperbaiki di 2025, ada sebagian yang menggunakan APBD di perubahan anggaran keuangan (PAK) 2025," jelasnya.

Menurut Suwarjana bantuan CSR sangat berperan penting, dalam mengatasi keterbatasan anggaran Pemkot Malang. Dirinya berharap perusahaan-perusahaan lain di Kota Malang turut berkontribusi untuk mendukung dunia pendidikan, terutama dalam hal penyediaan sarana dan prasarana yang layak.

"Terlebih di Kota Malang itu ada 195 SD Negeri, TK Negeri ada 4, SMP Negeri ada 30, kemudian untuk yang sekolah swasta, SMP itu ada 86, SD ada 84, nah ini kan kalau ada apa-apa juga butuh support dana," tegasnya.

Terpisah, Plt Kepala SDN Ketawanggede, Endang Sulistiyawati menyatakan perbaikan di sekolah tersebut telah dimulai sejak, Selasa(12/11/2024) dan akan difokuskan pada perbaikan ruang kelas 4 A, B, dan C yang mengalami kerusakan parah di bagian atap.

"Pastinya ini kami senang sekali, kami bersyukur ada peran serta pengusaha - pengusaha di Kota Malang untuk perbaikan ini," kata Endang.

Dilanjutkannya selama masa perbaikan, proses belajar mengajar siswa yang terdampak akan berlangsung di aula atas sekolah tersebut.

Sementara itu, Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan menambahkan pemberian CSR ini sejalan dengan regulasi yang mewajibkan perusahaan di Kota Malang, untuk berkontribusi dalam pembangunan terutama terkait pendidikan.

Selain CSR, Iwan menyebutkan Pemkot Malang akan memanfaatkan APBD tahun 2025 sebesar Rp 15 miliar untuk melanjutkan perbaikan sekitar 40 sekolah lainnya yang masih mengalami kerusakan berat.

Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.