
JAKARTA (Lenteratoday) - Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia menginstruksikan seluruh kadernya untuk memenangkan pasangan Ridwan Kamil-Suswono pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2024.
"Khusus untuk DKI Jakarta, teman-teman, seluruh kader, saya instruksikan, kepung DKI Jakarta untuk memenangkan pasangan Ridwan Kamil," kata Bahlil dalam sambutannya pada kegiatan Senam Pagi memperingati HUT ke-60 Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (16/11/2024).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ini yakin pasangan Ridwan Kamil-Suswono akan mendapatkan hasil yang terbaik karena kedua sosok tersebut merupakan kader terbaik.
"Insyaallah, kami akan mendapatkan hasil yang terbaik, apalagi Pak Ridwan Kamil dan Pak Suswono itu adalah kader-kader hebat," ujarnya.
Bahlil juga mengaku sudah mempersiapkan berbagai strategi untuk menang pada pilkada. Meski begitu, dia tak ingin mengumbar hal tersebut.
Selain itu, dia juga menepis isu terkait dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang tidak memberikan dukungan penuh pada pasangan Ridwan Kamil-Suswono.
"Tidaklah, siapa yang setengah-setengah. Kami 'kan tidak boleh mengeluarkan strateginya semua. Kalau strategi yang dikeluarkan oleh publik, itu bukan strategi ya namanya pengumuman," jelas Bahlil.
Ia menegaskan bahwa KIM Plus yang beranggotakan Gerindra, Partai Golkar, Demokrat, PAN, PSI, PBB, Gelora, Garuda, Prima, PKS, PKB, PPP, Perindo, dan NasDem tetap solid mendukung pasangan calon nomor urut 1 itu. ”Kami solid kok, KIM solid, solid, solid banget," ujar dia.
KIM Plus menargetkan pasangan Ridwan Kamil-Suswono memenangkan Pilgub Jakarta dalam satu putaran. Namun hasil survei menunjukkan elektabilitas pasangan nomor urut 1 ini bersaing sangat ketat dengan Pramono Anung-Rano Karno, pasangan nomor urut 3 yang diusung PDIP.
Bahkan, hasil survei terakhir beberapa lembaga pada Oktober dan awal November 2024 mencatat kenaikan elektabilitas Pramono-Rano. Sementara pasangan RK-Suswono relatif stagnan, bahkan cenderung menurun.
Meski begitu, Ridwan Kamil sendiri tak terlalu terpengaruh dengan hasil survei tersebut. Menurut dia, yang paling penting dilakukan relawan, kader, dan para pendukung adalah bekerja lebih giat untuk pemenangan.
"Naik turun. Jadi kalau lihat survei itu seperti prakiraan cuaca. Harus direspons, kalau baik apa jawabannya? Teruslah bekerja, lebih giat, lebih semangat. Kalau surveinya baik jangan lengah, jangan lelah teruslah bekerja. Jadi sama saja mau bagus mau jelek survei itu bukan penentu takdirnya. Hanya untuk mengevaluasi," kata Ridwan Kamil di Solo, Jawa Tengah, Jumat (1/1/2024).
Sumber : Antara | Editor : M. Kamali