
PALANGKA RAYA (Lenteratoday) - Selama melakukan pengawasan di masa kampanye Pilkada 2024 ini, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palangka Raya belum menerima laporan terkait adanya kampanye hitam yang dilakukan dua pasangan calon (paslon) kepala daerah di wilayah setempat.
Hal ini dibenarkan oleh Ketua Bawaslu Kota Palangka Raya, Endrawati yang mengatakan selama masa kampanye dua paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya yakni Rojikinnor-Vina Panduwinata dan Fairid Naparin-Zaini tidak ditemukan adanya indikasi melakukan kampanye hitam.
"Kami akan terus meningkatkan pengawasan, apalagi sudah menjelang hari H pencoblosan," papar Endrawati, Jumat(22/11/2024).
Ia menekankan jika Bawaslu melakukan pengawasan pada sejumlah akun media sosial, yang terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya.
Sampai saat ini kegiatan pengawasan berjalan dengan baik, pihaknya akan menindak tegas jika ditemukan ada peserta yang melakukan kampanye hitam.
Tindakkan tegas akan diberikan bagi paslon yang diketahui melakukan kampanye hitam, tentunya sesuai dengan aturan yang berlaku dalam Pemilu," tegasnya.
Semoga saja kampanye hitam tidak kami temukan, sehingga Pilwalkot tahun ini dapat berjalan lancar dan aman, nantinya dapat menghasilkan pemimpin yang berkualitas sesuai pilihan rakyat," ungkap Endrawati.
Dari hasil pemantauan di lapangan, proses kampanye dua paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya sejauh ini berjalan dengan aman dan lancar. Sama sekali tidak terjadi gesekan, yang bisa menyebabkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Endrawati menambahkan setiap paslon melakukan kampanye, selalu melibatkan anggota kepolisian untuk menjaga keamanan. Sehingga kampanye berjalan dengan lancar sebagaimana diharapkan.
"Semoga hingga pencoblosan 27 November 2024 nanti, tidak ditemukan ada yang melakukan kampanye hitam. Pilkada berjalan aman dan lancar, sehingga nantinya melahirkan pemimpin yang sesuai harapan masyarakat," pungkasnya.
Reporter: Novita/Editor: Ais