
SURABAYA (Lenteratoday) - Di penghujung masa kampanye, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, mendapatkan suntikan dukungan dari generasi Z (Gen Z) Muhammadiyah yang tergabung dalam jaringan relawan matahari (Jari Mata) KIP (Khofifah Indar Parawansa).
Mereka mendeklarasikan dukungan pada di salah satu hotel di Surabaya, Jumat (22/11/2024)sore. Para pemuda Muhammadiyah tersebut menyatakan komitmen untuk mendukung Khofifah-Emil memenangkan kontestasi Pilkada Jatim 2024 pada 27 November mendatang.
"Alhamdulillah, kita harus berjuang sampai akhir," ujar Emil Elestianto Dardak kepada para wartawan setelah menghadiri deklarasi Relawan Jari Mata. Kehadiran Emil didampingi langsung oleh Khofifah Indar Parawansa, yang menyambut dukungan ini dengan optimisme tinggi.
Emil, yang juga merupakan Wakil Gubernur petahana, menyampaikan apresiasi kepada para pemuda Muhammadiyah atas dukungan mereka. "Kami mengucapkan terima kasih kepada tokoh-tokoh senior maupun anak-anak mudanya. Sebenarnya mereka sudah bergerak bersama Bu Khofifah maupun saya. Kebetulan hari ini dikumpulkan bersama-sama untuk semakin mengintensifkan sampai hari pencoblosan," tuturnya.
Emil menambahkan bahwa perjuangan memenangkan Pilkada Jatim tidak hanya berhenti pada hari pencoblosan. Pengawalan hasil suara pasca-pemungutan juga menjadi perhatian utama.
"Kita harus tetap menjaga semangat ini hingga akhir. Tidak hanya sampai mencoblos, tetapi juga memastikan suara kita terjaga hingga selesai," imbuhnya.
Sementara dalam kesempatan tersebut, Khofifah Indar Parawansa menandaskan bahwa Muhammadiyah telah berperan penting pada sektor pendidikan dan kesehatan. "Muhammadiyah memang memberi kontribusi signifikan. Pada milad Muhammadiyah ke-112 saya mengatakan bahwa fungsi perserikatan Muhammadiyah begitu luar, begitu besar bagi kontribusi indeks pembangunan manusia di Indonesia dan di Jawa Timur," tandasnya.
Oleh karena itu, lanjut Khofifah, Jari Mata ini adalah bagian besar dari kontribusi pimpinan-pimpinan besar orangnya orang muda, tapi prespektifnya adalah prespektif besar, pikiran pikiran besar, jangkauan juga luar. "Kalau kita ingin menjemput Indonesia emas 2045, maka hari ini sudah harus kita tanam, kemudian disemai, dipupuk," tandasnya.
Dalam Pilkada Jatim 2024 ada tiga pasangan calon yaitu urut 1, Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim, yang diusung oleh koalisi partai berbasis keumatan. Nomor urut 2 ada Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak yang diusung 16 partai, dan pasangan nomor urut 3, Tri Rismaharini dan Zahrul Azhar Asumta atau yang akrab disapa Gus Hans, merupakan kombinasi tokoh nasionalis dan religius yang diusung PDIP.
Sebagai petahana, Khofifah-Emil mengandalkan capaian pembangunan selama periode pertama mereka, terutama dalam hal pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan penguatan inklusivitas masyarakat. Dukungan dari generasi muda, seperti Relawan Jari Mata, menjadi salah satu kekuatan strategis pasangan ini untuk mempertahankan posisinya sebagai pemimpin Jawa Timur.
Salah seorang perwakilan Relawan Jari Mata, Shinta Damasari, menyatakan bahwa kelompoknya melihat Khofifah-Emil sebagai pemimpin yang mampu menjawab tantangan zaman.
"Kami percaya pasangan Bu Khofifah dan Mas Emil adalah pemimpin yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga memiliki visi yang sesuai dengan kebutuhan kaum muda dan masa depan Jawa Timur," ujarnya.
Pilkada Jatim 2024 diprediksi akan diwarnai persaingan ketat antara ketiga pasangan calon. Dengan waktu kurang dari sepekan menuju hari pencoblosan, seluruh pasangan terus menggalang dukungan dan menyampaikan program-program unggulan mereka kepada masyarakat.
Dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kelompok pemuda seperti Relawan Jari Mata, diharapkan mampu memberikan energi tambahan bagi Khofifah-Emil dalam mengamankan kemenangan. "Ini bukan sekadar soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kita berjuang untuk memastikan masa depan Jawa Timur tetap maju dan sejahtera," pungkas Emil.
Pilkada ini tidak hanya menjadi momentum politik, tetapi juga ujian bagi masyarakat Jawa Timur dalam memilih pemimpin yang dapat membawa provinsi ini menuju kemajuan di masa depan. Dengan tiga pasangan calon yang kuat, hasil akhir Pilkada Jatim 2024 akan menjadi perhatian publik secara luas.(*)
Reporter : Lutfi | Editor : Lutfiyu Handi