03 April 2025

Get In Touch

Ketua KPPS Dibacok Saat Pemungutan Suara di Bima

Ketua KPPS di TPS 2 Desa Waduwani, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, NTB, Aswadin yang dibacok saat proses pemungutan suara, Rabu(27/11/2024).(foto:ist/dok.Detik)
Ketua KPPS di TPS 2 Desa Waduwani, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, NTB, Aswadin yang dibacok saat proses pemungutan suara, Rabu(27/11/2024).(foto:ist/dok.Detik)

BIMA (Lenteratoday) - Ketua kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di TPS 02, Desa Waduwani, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Aswadin dibacok saat proses pemungutan suara, Rabu(27/11/2024) pagi tadi.

Proses pencoblosan sempat dihentikan, karena situasi di sana tidak kondusif.

"Saat kejadian pembacokan, proses pemungutan dihentikan sementara," kata Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Bima, Rizal Mukhlis, Rabu(27/11/2024).

Rizal mengungkapkan awalnya proses pemungutan suara berjalan lancar, saat dibuka pada pukul 07.00 WITA. Suasana menjadi mencekam kira-kira pukul 08.30, saat Aswadin tiba-tiba dibacok.

Saat itu, pelaku yang belum diketahui identitasnya, tiba-tiba datang dan langsung membacok Aswadin.

"Saat ini korban sudah dilarikan ke RSUD Bima, dan kasusnya sedang ditangani oleh Polsek Woha," ujarnya.

Sekitar 40 menit kemudian, proses pemungutan suara kembali dilanjutkan.

"Kembali dilanjutkan pukul 09.10 Wita dengan enam anggota KPPS," ujarnya.

Mengetahui adanya peristiwa ini, polisi bergerak cepat dengan meringkus AR, pembacok Ketua KPPS di TPS 02 Desa Waduwani, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Aswadin.

"Pelaku pembacokan Ketua KPPS 02 Desa Waduwani sudah ditangkap, tidak lama setelah melakukan aksinya," kata Kasat Reskrim Polres Bima, Iptu Abdul Malik, Rabu(27/11/2024).

Pelaku AR (32) merupakan warga Desa Waduwani, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, ia satu desa dengan korbannya, Aswadin.

"Antara pelaku dengan korban sama-sama satu desa," ungkapnya.

Saat ini, AR sedang menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Bima. Sementara Aswadin masih dirawat di RSUD Bima, setelah sebelumnya dilarikan ke Puskesmas Woha.

"Korban mengalami luka bacokan pada bagian punggung. Untuk saat ini korban sudah dalam keadaan sadar," pungkasnya.

Sumber: Detik/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.