05 April 2025

Get In Touch

Suriah Chaos! Pemberontak Masuki Jantung Kota Aleppo-Bandara Ditutup

Pemberontak yang dipimpin oleh kelompok militan oposisi Hayat Tahrir al-Sham, melakukan sweeping di Kota Aleppo mulai Jumat (29/11/2024).(Afp)
Pemberontak yang dipimpin oleh kelompok militan oposisi Hayat Tahrir al-Sham, melakukan sweeping di Kota Aleppo mulai Jumat (29/11/2024).(Afp)

ALEPPO (Lenteratoday)- Otoritas Suriah menutup bandara di Aleppo dan semua jalan menuju kota itu pada hari Sabtu (30/11/2024). Ini dilakukan seiring kelompok pemberontak yang menentang Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan mereka telah mencapai jantung Aleppo dan membuat chaos.

Dilansir Reuters dan Al-Arabiya, Sabtu (30/11/2024), para petempur oposisi, yang dipimpin oleh kelompok militan oposisi Hayat Tahrir al-Sham, melakukan sweeping mendadak melalui kota-kota yang dikuasai pemerintah minggu ini. Dan mereka berhasil mencapai Aleppo hampir satu dekade setelah dipaksa keluar dari kota itu oleh pasukan pemerintahan Assad dan sekutunya.

Rusia, salah satu sekutu utama Assad, telah menjanjikan bantuan militer tambahan kepada Damaskus untuk menggagalkan pemberontak, kata dua sumber militer Suriah kepada Reuters. Disebutkan bahwa peralatan-peralatan baru akan mulai berdatangan dalam 72 jam ke depan.

Tentara Suriah telah diperintahkan untuk mengikuti perintah "penarikan pasukan dengan aman" dari area-area utama kota Aleppo yang telah dimasuki pemberontak, kata tiga sumber militer tersebut.

Rusia Bombardir Pemberontak

Militer Rusia mengatakan bahwa angkatan udaranya membombardir pasukan antipemerintah di Suriah untuk mengusir para pemberontak yang telah melancarkan serangan besar-besaran di kota Aleppo.

"Angkatan udara Rusia melakukan serangan roket-bom terhadap peralatan dan pasukan kelompok bersenjata ilegal, titik kontrol, gudang, dan posisi artileri teroris," demikian laporan kantor-kantor berita Rusia yang mengutip seorang juru bicara Pusat Rekonsiliasi Suriah di Kementerian Pertahanan, dilansir Al Arabiya dan AFP, Sabtu (30/11/2024).

Diklaim bahwa 200 militan telah "dihancurkan" selama 24 jam terakhir.AFP tidak dapat memverifikasi angka tersebut.

"Operasi untuk mengusir agresi para ekstremis terus berlanjut," kata Oleg Ignasyuk, wakil kepala pusat rekonsiliasi Rusia kepada media pemerintah Rusia.

Para pemberontak memulai serangan mereka pada hari Rabu lalu. Kemudian pada Jumat malam, unit operasi yang mewakili serangan tersebut mengatakan mereka telah menyisir berbagai kawasan di Aleppo.

Mereka kembali ke kota itu untuk pertama kalinya sejak 2016, ketika Assad dan sekutunya Rusia, Iran, dan milisi Syiah regional merebutnya kembali, dengan para pemberontak setuju untuk mundur setelah berbulan-bulan dibombardir dan dikepung.

Mustafa Abdul Jaber, seorang komandan di brigade pemberontak Jaish al-Izza, mengatakan kemajuan cepat mereka minggu ini dibantu oleh kurangnya tenaga petempur yang didukung Iran di provinsi Aleppo yang lebih luas. Sekutu-sekutu Iran di wilayah tersebut telah menderita serangkaian pukulan di tangan Israel saat perang Gaza telah meluas ke Timur Tengah.

Sumber:reuters,afp/Editor:widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.