04 April 2025

Get In Touch

Pemkot Malang Optimis Investasi Mampu Tembus Rp 2,3 Triliun Sampai Akhir Tahun 2024

Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastyawan. (Santi/Lenteratoday)
Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastyawan. (Santi/Lenteratoday)

MALANG (Lenteratoday) - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang optimis, mampu mencatatkan capaian nilai investasi sebesar Rp 2,3 triliun sampai akhir tahun 2024 ini.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan mengatakan realisasi investasi pada triwulan ketiga tahun 2024 ini telah mencapai Rp 2,06 triliun, melebihi target yang ditetapkan sebelumnya.

"Jadi (nilai realisasi investasi) sudah melebihi, karena target kami (tahun ini) sebesar Rp 1,4 triliun. Nah realisasi tahun ini sudah pasti naik dibandingkan tahun kemarin karena tahun kemarin hanya Rp 2 triliun," ujar Arif, Selasa(3/12/2024).

Arif menambahkan dengan tren positif yang terjadi sejak awal tahun, Pemkot Malang optimistis angka investasi pada akhir 2024 ini akan menyentuh angka Rp 2,3 triliun. Menurut Arif, perkiraan tersebut dinilai realistis dan sesuai dengan potensi yang ada.

"Saya kira ini bukan angka yang berlebihan, karena sektor-sektor yang mendominasi masih tetap sama, seperti sektor makanan dan perumahan yang terus tumbuh pesat," jelasnya.

Lebih lanjut, Arif menyebutkan sektor makanan, khususnya restoran, kedai, dan kafe, menjadi kontributor terbesar dalam peningkatan nilai investasi di Kota Malang.

Ia menjelaskan hal ini tercermin dalam jumlah Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang jauh lebih besar, dibandingkan Penanaman Modal Asing (PMA). Dalam setahun terakhir, menurutnya sektor PMA tercatat tidak lebih dari Rp 1 miliar, dengan investor asing lebih banyak melakukan penyertaan modal daripada melakukan investasi langsung.

"Akan tetapi, kami tetap mendorong agar investor asing juga berpartisipasi aktif, terutama di sektor perhotelan dan rumah makan. Kami siap membantu proses perizinan mereka," tegas Arif.

Dengan pencapaian investasi yang terus menunjukkan tren positif, Arif berharap pertumbuhan ekonomi Kota Malang dapat meningkat pesat dan menciptakan lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.

Ia menyampaikan Pemkot Malang pun tengah merancang Peta Investasi untuk tahun 2025, yang diharapkan dapat menarik lebih banyak investor dan mendorong realisasi investasi yang lebih tinggi.

"Tahun depan, kami menargetkan investasi minimal bisa tercapai sesuai target tahun ini. Kalau turun, berarti kan artinya pengusaha di Kota Malang banyak yang gulung tikar. Makanya tiap semester, tiap triwulan, kami wajib melaporkan realisasi investasi," tutupnya.

Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.