03 April 2025

Get In Touch

Rekapitulasi KPU Kabupaten Kediri, Dhito-Dewi Peroleh 489.900 Suara Ungguli Deny-Mudawamah 376.770 Suara, Partisipasi Pemilih Naik 7 Persen

Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pilgub Jatim dan pilbup Kediri 2024 (Foto: Lenteratoday/Gatot Sunarko).
Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pilgub Jatim dan pilbup Kediri 2024 (Foto: Lenteratoday/Gatot Sunarko).

KEDIRI (Lenteratoday) - KPU Kabupaten Kediri menetapkan pasangan Hanindhito Himawan Pramana-Dewi Mariya Ulfa unggul dengan memperoleh 489.900 suara, dari pasangan Deny Widyanarko-Mudawamah dengan perolehan 376.770 suara. Dengan total 866670 suara sah, pada Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pilgub Jatim dan Pilbup Kediri di Convention Hall SLG, Selasa(3/12/2024).

Sementara untuk Pilgub Jatim, disampaikan KPU Kabupaten Kediri, Nanang Qosim akan menyerahkan ke KPU Provinsi Jawa Timur.

“Untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur akan dilanjutkan di tingkat Provinsi,” ujar Nanang.

Rapat pleno dihadiri seluruh komisioner KPU Kabupaten Kediri, Bawaslu, Forkopimda, para saksi paslon pilgub dan pilbup, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Kediri, ormas, serta para tokoh masyarakat. Selama rapat mendapat penjagaan ketat dari aparat kepolisian, TNI, Dishub dan Satpol PP Kabupaten Kediri.

Nanang bersyukur partisipasi pemilih pada Pilkada serentak 2024 mengalami kenaikan sekitar 5-7 persen dibanding Pilbup 2020 lalu.

“Jadi partisipasi pemilih Alhamdulillah sekitar 72% naik 7% dari Partisipasi Pilkada 2020,” ujar Nanang.

Kendati sudah dilakukan rekapitulasi suara penetapan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kediri terpilih, masih menunggu keputusan atau register dari Mahkamah Konstitusi (MK). Jika tidak ada gugatan, baru KPU langsung menetapkan pemenang Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kediri 2024.

“Jadi untuk menetapkan hasil calon terpilih, nanti kami akan menunggu keputusan atau register dari MK. Apabila tidak ada gugatan, akan kami tetapkan siapa calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kediri terpilih biasanya 4 hari sudah keluar BRK ,” lanjutnya.

Dalam sidang pleno yang berlangsung terbuka, masing-masing saksi paslon dari semua kecamatan memberikan tanggapan positif semua menerima dan relatif tidak ada hambatan.

“Kita sudah sepakati bersama sejak awal, bahwa kita kembali menjadi warga Kabupaten Kediri. Kita membangun Kediri bersama-sama dan kita semua kembali menjadi keluarga,” pungkasnya.

Sementara saksi dari pasang nomor Urut 1, Taufik Hidayat mengatakan kita menyesuaikan dari hasil penghitungan di kecamatan, jadi sudah cek sesuai data.

“Sudah sesuai ya, sementara kita cermati data sudah sesuai harus diterima karena ini dari KPU Kabupaten Kediri,”ujarnya.(adv/*)

Reporter: Gatot Sunarko

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.