04 April 2025

Get In Touch

Wewenang Kemenag Rontok, Menag Minta Masukan Muhammadiyah

Menag Nasaruddin Umar meminta masukan peserta Tanwir Muhammadiyah agar Kemenag bisa lebih baik. Foto/dok.panitia
Menag Nasaruddin Umar meminta masukan peserta Tanwir Muhammadiyah agar Kemenag bisa lebih baik. Foto/dok.panitia

KUPANG (Lenteratoday) – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkapkan kementeriannya hanya berfokus pada hubungan antarumat agama, bimbingan masyarakat agama, dan pendidikan keagamaan. Urusan-urusan yang sebelumnya ditangani Kemenag, kini ditangani lembaga lain atau badan khusus, termasuk haji.

”Satu per satu kewenangan Kemenag dikurangi. Peradilan agama sekarang di Mahkamah Agung, waqaf sekarang sudah ada Baznas, sertifkasi halal sudah ada badan tersendiri, dan yang terakhir badan untuk haji,” kata Nasaruddin di sela-sela agenda Tanwir Muhammadiyah di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (5/12/2024).

Di hadapan peserta sidang, Imam Besar Masjid Istiqlal itu mengatakan Kemenag mendapat kucuran anggaran Rp70 triliun. Dana sebesar itu semestinya dapat menguatkan peran Kemenag pada kehidupan keagamaan di Tanah Air.

”Lalu apa tolok ukur keberhasilannya? Mudah saja, semakin umat berjarak dengan ajaran agamanya, artinya Kementerian Agama gagal,” kata Nasaruddin.

Dia pun mengatakan, dia sengaja hadir di arena tanwir karena ingin mendapatkan banyak saran, masukan, bahkan kritik Kementerian Agama bisa mewujudkan visinya.

“Organisasi Muhammadiyah sangat profesional dalam mengelola pendidikan. Maka mohon kami sebagai murid meminta bantuan. Berilah masukan untuk kami atas apa yang kami lakukan demi kejayaan bangsa kita,” kata dia.

Nasaruddin mengaku tidak punya jarak dengan Muhammadiyah walaupun kini menjadi Rais Aam Pimpinan Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

“Muhammadiyah tidak asing bagi saya karena kakek saya pendiri Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Haji Muhammad Ali Umar. Saya besar dari keluarga Muhammadiyah. Tapi bapak saya Andi Muhammad Umar adalah pendiri Ansor Sulsel,” ungkap dia.

Reporter/Editor : M. Kamali

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.