05 April 2025

Get In Touch

Presiden Afrika Selatan : Perang Biadab Israel Terhadap Warga Gaza Harus Diakhiri

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa. (Anadolu)
Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa. (Anadolu)

JOHANNESBURG (Lenteratoday) - Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, mengatakan "perang biadab" Israel terhadap warga Gaza harus diakhiri.

"Sebagai bangsa, kita tahu betul betapa sakitnya tanah kita dijajah dan rakyat kita ditindas. Afrika Selatan dan Aljazair berdiri teguh dalam dukungan kami terhadap perjuangan rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri," kata Ramaphosa saat berpidato di hadapan parlemen Aljazair selama kunjungan kerja pada hari Jumat (6/12/2024), menurut transkrip yang dirilis oleh pemerintah dan dilihat oleh Anadolu selama akhir pekan.

Ia berkata, pembunuhan terhadap wanita, anak-anak, dan warga sipil; pemboman terhadap rumah, sekolah, dan rumah sakit; dan penolakan bantuan kemanusiaan merupakan noda pada hati nurani dunia. "Kita tidak bisa menutup mata terhadap ketidakadilan ini," tambahnya.

Afrika Selatan mengajukan kasus genosida terhadap Israel di pengadilan yang berpusat di Den Haag pada akhir tahun 2023, menuduh Israel, yang telah tanpa henti membombardir Gaza sejak Oktober tahun lalu, gagal menegakkan komitmennya berdasarkan Konvensi Genosida 1948.

Beberapa negara, termasuk Turki, Nikaragua, Palestina, Spanyol, Meksiko, Libya, dan Kolombia, telah bergabung dalam kasus tersebut di Mahkamah Internasional (ICJ), yang memulai sidang terbuka pada bulan Januari.

Ramaphosa mengatakan bahwa merupakan tanggung jawab dunia untuk mengakhiri genosida ini. “Israel harus bertanggung jawab atas kejahatannya terhadap rakyat Gaza,” katanya. (*)

Sumber : Anadolu | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.