Pemkot Blitar Raih Penghargaan Kategori Pelayanan Publik Terbaik Fiskal Rendah dari Kemendagri

BLITAR (Lenteratoday) - Jelang akhir tahun, Pemerintah Kota Blitar kembali mengukir prestasi nasional, dengan berhasil meraih penghargaan kategori Pelayanan Publik Terbaik Fiskal Rendah pada ajang Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah 2024.
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian kepada Wali Kota Blitar, Santoso yang diwakili Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Sekretariat Daerah Kota Blitar, Suharyono di JW Marriott Hotel, Jakarta pada
Kamis(12/12/2024) malam.
Agenda ini merupakan hasil kerjasama antara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI bersama dengan Tempo Media Group dalam rangka memberikan apresiasi atas kinerja pemerintah daerah tahun 2024.
Dalam penghargaan ini, sistem penilaian dilakukan secara objektif oleh dewan juri dan melibatkan pakar dari Badan riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Ombudsman RI, serta sejumlah pihak terkait. Sistem penilaian pun dikelompokkan berdasarkan kapasitas fiskal daerah, baik rendah, sedang, maupun tinggi.
Penghargaan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Blitar dalam memberikan
pelayanan publik yang cepat, efisien, dan efektif meskipun dengan keterbatasan fiskal. Dari 95 kota yang mengikuti seleksi, Kota Blitar terpilih menjadi salah satu pemenang
untuk kategori Pelayanan Publik Fiskal Rendah.
Disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Blitar, Priyo Suhartono Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah adalah ajang pemberian Penghargaan kepada Pemerintah Daerah, yang memiliki kinerja terbaik tahun 2024.
"Metode penilaian terdiri dari beberapa sumber yaitu Data LPPD, data indeks dari Kementrian/Lembaga dan survei persepsi publik terkait kinerja Pemerintah Daerah," tutur Priyo, Jumat(13/12/2024).
Adapun lingkup penilaian kinerja terdiri dari indikator makro dan indikator kinerja kunci, yang menjadi alat ukur kinerja penyelenggaran Pemerintahan Daerah untuk menunjukan keberhasilan suatu visi dan misi dalam penyelesaian isu strategis. Aspek penilaian terdiri dari :
1. Aspek Kesejateraan Masyarakat
2. Aspek pelayanan publik
3. Aspek daya saing Daerah
"Alhamdulillah Kota Blitar mendapatkan nilai tertinggi, dalam kategori Pelayanan Publik di wilayah Indonesia Bagian Barat setelah presentasi dari Walikota Blittar Bersama 27 Daerah Terpilih se Indonesia," papar Priyo.
Diungkapkan Priyo penghargaan yang diterima oleh Kota Blitar ini, diperoleh melalui proses penilaian yang mendalam dan kredibel.
Dalam sambutannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa acara ini merupakan momentum yang baik untuk menilai Kepala Daerah berdasar kinerja pemerintahan.
“Saya tahu kriteria yang digunakan Tempo pada penganugerahan ini cukup ketat, dengan Metode "Triangulasi" dengan kriteria rinci dan objektif, bukan anugerah kaleng-kaleng,” ujar Tito Karnavian.
Dalam proses penilaian, penghargaan ini diperoleh melalui serangkaian tahapan penilaian yang mencakup berbagai aspek penting dalam pelayanan publik. Penilaian dilakukan melihat data sekunder yang dimiliki oleh Kementerian/Lembaga, survei, dan wawancara langsung oleh Dewan Juri terhadap Kepala Daerah yang dinilai masuk kategori.
Indikator yang digunakan dalam penilaian tersebut meliputi indikator makro, Indikator Kinerja Kunci (IKK), serta indeks kementerian / lembaga meliputi indeks inovasi daerah (oleh Kemendagri), survei penilaian integritas (oleh KPK) dan indeks daya saing daerah (oleh BRIN). Dari penilaian terhadap data sekunder tersebut selanjutnya dikurasi dan ditambah dengan hasil survei persepsi publik terhadap kinerja pemerintah daerah.
Indikator yang dinilai pada aspek pelayanan publik dalam urusan pemerintahan, meliputi urusan pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan tata ruang, ketentraman dan ketertiban umum, pelindungan masyarakat, pertanahan, serta urusan administrasi kependudukan dan catatan sipil.
Lebih lanjut, sebagai bagian dari penilaian, dilakukan Survei Persepsi Publik oleh Tempo Data Science dan Tsurvey yang menjadi salah satu komponen penting dalam menentukan pemenang.
Survei ini mengukur sejauh mana masyarakat menilai kinerja pemerintah daerah dalam berbagai sektor pelayanan publik. Dengan pelibatan masyarakat dalam penilaian ini, hasil yang didapat diharapkan lebih representatif dan akurat.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah Kota Blitar, Fredy Hermawan menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras dan kolaborasi, yang dilakukan seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat Kota Blitar.
"Terdapat beberapa indikator yang menjadi fokus penilaian, mulai dari inovasi pelayanan publik, efisiensi birokrasi, dan kesejahteraan masyarakat," kata Fredy.
Lebih lanjut dijelaskannya Beberapa inovasi yang telah digagas oleh Pemerintah Kota Blitar, untuk memaksimalkan layanan publik diantaranya adalah jemput bola pada pelayanan administrasi kependudukan, Serenada (Sekolah Religius Nasionalis) hingga Mall Pelayanan Publik (MPP) yang menghadirkan berbagai layanan dalam satu lokasi.
“Alhamdulillah, Kota Blitar dinobatkan sebagai salah satu kota dengan pelayanan publik
terbaik di Indonesia. Prestasi ini menunjukkan komitmen luar biasa Pemerintah Kota Blitar dalam menjalankan program yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik, dan daya saing daerah,” terang Fredy.
Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah, untuk berkompetisi menghidupkan perekonomian dengan lebih baik. Pasalnya, secara agregat kinerja dari pemerintah daerah akan berkontribusi terhadap kemajuan bangsa Indonesia.
Ditambahkannya Pemkot Blitar akan terus berbenah dan berinovasi, untuk menciptakan pelayanan publik yang prima.(*)
Reporter: Arief Sukaputra