
SURABAYA (Lenteratoday)- Sebanyak 70 guru Bimbingan Konseling (BK) SMA/SMK/MA di Jawa Timur mengikuti workshop bertajuk Stop Bullying and Start Loving yang digelar oleh Universitas Hayam Wuruk (UHW) Perbanas Surabaya, di Auditorium lantai 10 Kampus Wonerejo, Selasa (17/12/2024).
Rektor UHW Perbanas, Dr. Yudi Sutarso, S.E., M.Si., mengatakan acara ini merupakan bagian dari kegiatan Lustrum XI atau usia 55 tahun UHW Perbanas.
Selain itu, kegiatan ini juga jadi konsen institusi pendidikan, baik di sekolah maupun perguruan tinggi dalam meminimalkan hingga meniadakan bullying.
"Makanya di awal masuk UHW Perbanas, kami berikan materi pendidikan karakter dan softskills baik terkait etika. Jadi sejak awal perkuliahan, kita tanamkan nilai-nilai Anti Kekerasan, Anti Korupsi, Anti Narkoba, termasuk Anti Bullying," kata Yudi.
Yudi menjelaskan, jika pihaknya sengaja menghadirkan peserta guru BK karena mereka kerap kali berhubungan langsung dengan masalah-masalah bullying pada siswa.
"Jadi mereka sangat konsen dan berkepentingan dengan itu. Harapannya bullying bisa dihindari di semua tempat, tidak hanya di kampus ini terutama di sekolah-sekolah. Mudah-mudahan kegiatan kecil ini bisa berdampak dalam mencegah bullying," harapnya.
Sementara itu, Wakil 1 Himpunan Psikologi Indonesia Jawa Timur Lutfi Arya, M.Psi., mengungkapkan, membekali anak dengan kemampuan melawan bullying sangat diperlukan.
"Bullying itu seperti hantu. Bayangkan ketika anak-anak punya kemampuan untuk melawan bullying dengan baik, maka kita punya generasi atau siswa yang lebih tangguh untuk menghadapi masalah," tutupnya.
Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH