03 April 2025

Get In Touch

Anggota DPRD Surabaya Soroti Limbah, Nakes dan Akreditasi RSUD Eka Candrarini

Komisi D DPRD Kota Surabaya saat melakukan hearing dengan Dinas Kesehatan Kota Surabaya.
Komisi D DPRD Kota Surabaya saat melakukan hearing dengan Dinas Kesehatan Kota Surabaya.

SURABAYA (Lenteratoday)- Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Johari Mustawan menyoroti manajemen RS Surabaya Timur atau RS Eka Candrarini, diantaranya terkait pengelolaan instalasi limbah.

Menurutnya pengelolaan limbah harus dikelola dengan baik, agar tidak menimbulkan dampak bagi warga sekitar. 

"Sehingga Dinas Kesehatan bisa fokus memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik dengan warga" ucap Johari saat Hearing komisi D, Selasa(17/12/2024).

Selain itu, politikus dari Fraksi PKS ini juga menyoroti terkait tenaga kesehatan (nakes) dan dokter umum maupun dokter spesialis, yang masih dibackup dari RS Soewandhi dan juga RS Bhakti Dharma Husada (BDH).

"Nakes dan dokter di RS Eka Candrarini bisa dicukupi secara mandiri, karena kalau dari backup dari RS Soewandhi dan RS BDH jangan sampai mengganggu pelayanan kesehatan yang ada di 2 RS tersebut," jelasnya.

"Rumah sakit yang terlihat megah dan mewah dari luar, jangan sampai kebutuhan nakes dan dokternya tidak tercukupi dan mengganggu pelayanan kesehatan kepada masyarakat," tambahnya.

Di samping itu, Johari juga mempertanyakan terkait akreditasi RS Eka Candrarini.

"Apakah sudah ada akreditasi dari Kemenkes?" tanya Johari.

Meski demikian, pihaknya berharap keberadaan RS Eka Candrarini di wilayah timur Surabaya ini bisa mengcover kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat Surabaya yang ada di wilayah timur.

Sementara itu, Kepala Dinkes Surabaya Nanik Sukristina memastikan jika pihaknya sudah menyiapkan pengelolaan instalasi limbah medis, agar tidak berdampak pada masyarakat sekitar.

Bahkan Pemerintah Kota (Pemkot) akan membangun saluran air, atau gorong-gorong untuk mengatasi banjir di daerah tersebut.

Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan simulasi
persiapan launching rumah sakit tersebut. Seperti diketahui, rencananya RS tersebut akan dilaunching pada, Rabu 18 Desember 2024 besok.

"Semua sudah kami siapkan. Launching Insya Allah mungkin hari Rabu ya, mudah-mudahan jadwal tidak bergeser tanggal 18 Desember 2024," ucapnya.

Reporter: Amanah/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.