
SURABAYA (Lenteratoday) - Petra Christian University (PCU) baru saja meluncurkan eJourney, sebuah pengembangan unit bisnis baru berupa ekosistem edukasi inovatif yang dirancang khusus untuk mendukung pembelajaran keterampilan yang relevan di dunia pendidikan dan kerja.
CEO eJourney sekaligus dosen Electrical Engineering PCU, Felix Pasila, Ph.D mengatakan ekosistem pendidikan inovatif berbasis AI (Artificial Intelligence) ini, dirancang untuk mentransformasi pembelajaran di Indonesia.
eJourney menawarkan solusi praktis bagi guru, dalam menciptakan materi pembelajaran yang menarik dan efektif.
"AI dalam eJourney mampu mengubah materi pembelajaran berupa PDF maupun PPT disajikan dalam format video pendek berdurasi dua hingga tiga menit, bahkan dilengkapi dengan avatar AI pada assessment interaktif untuk menguji pemahaman siswa," ucapnya, Kamis(19/12/2024).
Ia menjelaskan jika eJourney telah melalui masa uji coba yang sukses selama lima bulan terakhir, dengan memberdayakan lebih dari 3.000 guru dan 326 institusi di Indonesia.
Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan kerjasama dengan delapan mitra dari berbagai sektor pendidikan, termasuk Majelis Pendidikan Kristen, PGRI, ICE Institute, Ikatan Guru Indonesia (Kota Bogor), Universitas Pradita, Dayalima, DesktopIp, dan Mocaas.TV, serta mitra-mitra relevan lainnya.
Di samping itu, eJourney juga berhasil meraih penghargaan tingkat internasional di ajang bergengsi Asia Pacific ICT Alliance (APICTA) Awards 2024. Berkompetisi lebih dari 200 peserta yang berasal dari 14 negara lainnya, eJourney meraih penghargaan internasional 'Startup of The Year' dan 'Education Inclusion'.
"Kami percaya bahwa setiap orang berhak mendapatkan akses pendidikan yang terjangkau, efektif, dan menyenangkan. Dan eJourney mewujudkan hal tersebut melalui teknologi AI yang inovatif,” jelasnya.
Dengan hadirnya inovasi baru ini, pihaknya berharap eJourney dapat menjadi solusi inovatif pembelajaran berkualitas sekaligus menyenangkan melalui platform eJourney.id dimana teknologi AI dapat merevolusi pengalaman belajar kita semua.
Reporter: Amanah/Editor: Ais