03 April 2025

Get In Touch

Sepanjang Tahun 2024, Kantor Imigrasi Malang Tolak 527 Permohonan Paspor Ini Alasannya

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang, Anggoro Wijanarko (tengah), Jumat(20/12/2024). (Santi/Lenteratoday)
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang, Anggoro Wijanarko (tengah), Jumat(20/12/2024). (Santi/Lenteratoday)

MALANG (Lenteratoday) - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang mencatatkan penolakan sebanyak 527 permohonan paspor sepanjang tahun 2024 ini, mayoritas disebabkan karena tujuan keberangkatan yang tidak jelas hingga adanya indikasi pemohon akan bekerja secara non-prosedural di luar negeri.

Kepala Kantor Imigrasi Malang, Anggoro Wijanarko mengatakan langkah ini diambil untuk melindungi Warga Negara Indonesia (WNI), dari potensi risiko pelanggaran hukum dan eksploitasi di luar negeri. Serta memastikan pemohon memenuhi persyaratan, yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Jadi memang kami lakukan penolakan, tetapi selanjutnya kami arahkan untuk menyiapkan dokumen-dokumen melalui Kementerian Tenaga Kerja. Kemudian ada beberapa hal dengan tujuan yang memang masih belum jelas ke luar negerinya. Itu adalah rangkuman dari satu tahun ini," ujar Anggoro, Jumat(20/12/2024).

Menurut Anggoro pemohon yang memiliki rencana bekerja di luar negeri, tanpa dokumen izin kerja yang jelas dapat berisiko tidak mendapatkan perlindungan hukum yang memadai.

Anggoro menambahkan banyak kasus WNI yang menjadi korban eksploitasi bahkan perdagangan orang di luar negeri, yang akhirnya hanya dapat mengadu tanpa bisa mendapatkan perlindungan hukum yang memadai.

Anggoro pun berharap masyarakat dapat memahami terkait penolakan penerbitan paspor tersebut. Sebab, hal ini juga untuk kebaikan masyarakat ketika berada di luar negeri.

"Jadi penolakan ini untuk kebaikan masyarakat kita sendiri. Karena tidak semua masyarakat ini tahu. Hanya korban-korban yang mungkin diiming-imingi tetapi sampai sana justru ditelantarkan,” jelasnya.

Mengakhiri pernyataannya, untuk memastikan agar pemohon mendapatkan perlindungan yang tepat, Anggoro menyampaikan, Imigrasi Malang juga telah melakukan sosialisasi dan arahan melalui program Desa Binaan yang saat ini berada di Kabupaten Malang.

Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.