04 April 2025

Get In Touch

Dishub Kota Malang Petakan Sejumlah Titik Rawan Kepadatan Lalu Lintas Saat Liburan

Momen libur Nataru, Dishub Kota Malang petakan sejumlah titik rawan kepadatan Lalu Lintas (Santi/Lenteratoday)
Momen libur Nataru, Dishub Kota Malang petakan sejumlah titik rawan kepadatan Lalu Lintas (Santi/Lenteratoday)

MALANG (Lenteratoday) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang telah memetakan sejumlah titik rawan kepadatan arus lalu lintas, yang diperkirakan akan meningkat selama periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Dengan tingginya antusiasme wisatawan dan warga yang beraktivitas di pusat perbelanjaan serta destinasi wisata, Dishub mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan memanfaatkan informasi yang tersedia guna menghindari kepadatan arus lalin.

"Yang pertama memang ada di Kayutangan Heritage, karena menjadi salah satu ikon wisata Kota Malang sekarang ini. Rawan ini bukan macet, ya. Kalau macet itu kan mandek njegrek (red-Bahasa Malangan:Tidak bergerak). Tetapi ini rawan kepadatan arus lalu lintas, karena indikatornya adalah kecepatan rata-rata," ujar Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, Sabtu (21/12/2024).

Selain Kayutangan Heritage, pria yang akrab dengan sapaan Jaya, ini menyebutkan kepadatan arus lalu lintas juga dimungkinkan terjadi di bagian selatan Kota Malang. Tepatnya di pertigaan Kacuk, Jalan Kebonsari Kecamatan Sukun.

Sementara di sisi timur, sambungnya, titik rawan kepadatan diperkirakan mulai dari exit tol Madyopuro hingga Jalan Ki Ageng Gribig, yang dapat meluas hingga Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kedungkandang.

Lebih lanjut, di wilayah tengah, arus lalu lintas diperkirakan padat di sepanjang Jalan Gatot Subroto atau kawasan Kampung Warna-warni Jodipan.

"Selain itu juga ada di flyover Arjosari sampai simpang gedung Malang Creative Center (MCC). Kemudian jembatan UB, Soekarno-Hatta, selanjutnya ada di simpang jembatan Tunggulmas, terakhir ada di pertigaan Dinoyo itu," ungkap Jaya.

Tidak hanya itu, Dishub Kota Malang juga mengidentifikasi sejumlah pusat seperti toko oleh-oleh di Jalan Tumenggung Suryo dan Jalan Semeru, serta Mall Olympic Garden (MOG), diperkirakan akan mengalami peningkatan volume pengunjung. Hal ini, menurutnya juga akan berdampak pada kepadatan arus lalin di sekitar lokasi tersebut.

Untuk mengatur arus lalu lintas dan menjaga kelancaran perjalanan, Jaya mengatakan, Dishub Kota Malang akan menurunkan sebanyak 80 personel yang akan ditempatkan di sejumlah titik rawan tersebut.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan kondisi lalu lintas secara real-time melalui aplikasi traffic ataupun melalui CCTV yang telah disediakan oleh pemerintah kota Malang, yakni di laman http://cctv.malangkota.go.id/cameras_dua.

Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.