04 April 2025

Get In Touch

Momen Hari Ibu, Anggota DPRD Surabaya Ajak Perempuan Berdaya

Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati. (Amanah/Lenteratoday)
Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati. (Amanah/Lenteratoday)

SURABAYA (Lenteratoday) - Dalam momen Hari Ibu kali ini, Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati mengajak seluruh perempuan di Indonesia untuk menjadi perempuan yang berdaya.  Baik berdaya dalam sisi pemikiran, hingga berkontribusi langsung untuk memajukan negara.

Aning menuturkan, saat ini perempuan posisinya sejajar dengan laki-laki. Untuk itu, seorang perempuan harus menunjukkan sisi terbaiknya.

"Perempuan harus bisa membuktikan bahwa dirinya adalah yang terbaik. Terbaik dalam banyak hal yang bisa bermitra dengan laki-laki untuk memajukan bangsa dan negara," tutur Aning, Minggu (22/12/2024).

Tak hanya itu, politisi dari Fraksi PKS ini juga mengajak para perempuan agar meng-upgrade dirinya. Mulai dari kemampuan, pengetahuan, hingga memberikan kinerja terbaik dalam setiap amanah yang dibebankan di pundaknya. 

"Upgrade diri itu penting, sehingga perempuan memiliki value untuk kehidupannya," ucapnya.

Terkait tantangan yang dialami para perempuan saat ini, Aning mengungkapkan, jika perempuan harus bisa membawa dirinya bisa aman di luar dengan semua performa yang dimilikinya.

Di samping itu, Aning juga mendorong adanya peraturan perundang-undangannya dari pusat sampai daerah yang mendukung. Salah satunya terkait kawasan bebas rokok. 

"Di Kota Surabaya ini harus menguatkan para perempuan dengan aturan-aturan yang berlaku. Perda yang ada di sini jadi tidak bisa dikuatkan tanpa   perempuan itu sendiri menjalankan dan menjaga dirinya dengan lebih baik lagi untuk berada di luar rumah maupun instansinya," tutupnya.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya dr Zuhrotul Mar'ah. (Amanah/Lenteratoday)

Hal senada juga diungkapkan oleh Anggota Komisi D DPRD Surabaya dr Zuhrotul Mar'ah. Di momen Hari Ibu ini, ia mengatakan jika Ibu memiliki peran yang sangat banyak.

Ia menuturkan, saat ini perempun tidak hanya sebagai tulang rusuk, melainkan juga sebagai tulang punggung keluarga.

"Jadi di Hari Ibu ini, memang ibu itu peranannya besar tapi tanpa seorang suami, seorang ayah. Jadi sebagai ibu yang menginginkan agar bangunan rumah tangga bagus harus memiliki pondasi berupa kepala rumah tangga yang bisa membimbing," tutur Politisi PAN ini. 

Selain itu, Ketua PUAN Surabaya ini juga mengungkapkan tantangan terbesar perempuan saat ini adalah ekonomi. 

Untuk itu, ia menekankan pentingnya menyelaraskan ketahanan rumah tangga dengan ekonomi karena emansipasi perempuan sudah berjalan untuk saat ini. 

"Jadi jangan semuanya dibebankan ke ibu, ini temanya untuk tahun ini adalah Perempuan Berdaya Indonesia Maju. Tapi mohon diingat sekuat-kuatnya perempuan kalau tidak ada daya dukung ya jatuh," pungkasnya. (*)

Reporter: Amanah | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.