06 April 2025

Get In Touch

Insiden 12 Pemain PSM Makassar Lawan Barito Putera, Ini Kata Klub

Bukti protes barito Putera yang menduga PSM Makassar memainkan 12 pemain pada laga pekan ke-16 Liga 1 2024-2025 yang berakhir dengan skor 3-2 di Stadion Batakan Balikpapan, Minggu (22/12/2024) sore (Dokumentasi Barito Putera)
Bukti protes barito Putera yang menduga PSM Makassar memainkan 12 pemain pada laga pekan ke-16 Liga 1 2024-2025 yang berakhir dengan skor 3-2 di Stadion Batakan Balikpapan, Minggu (22/12/2024) sore (Dokumentasi Barito Putera)

SURABAYA (Lenteratoday) -Kontoversi terjadi pada laga PSM Makassar versus Barito Putera di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (22/12/2024).

Dalam pertandingan tersebut, PSM Makassar sempat bermain dengan 12 pemain pada menit ke-98.

Insiden terjadi saat PSM Makassar melakukan tiga pergantian pemain di menit 90+7. Muhammad Arham Darmawan, Ahmad Fahrul Aditia, dan Daffa Salman masuk menggantikan Latyr Fall, Syahrul Lasinari, dan Akbar Tanjung.

Namun, Syahrul Lasinari ternyata belum meninggalkan lapangan meski penggantinya, Ahmad Fahrul Aditia, sudah masuk. Situasi ini berlangsung selama 44 detik sebelum peluit panjang dibunyikan.

Penjelasan PSM Makassar soal Insiden 12 Pemain

Pihak PSM Makassar angkat suara mengenai kejadian itu. Menurut mereka, pergantian pemain ini memanfaatkan slot pergantian terakhir.

Pergantian pemain telah dilakukan sesuai prosedur, termasuk menyerahkan formulir pergantian kepada wasit cadangan.

Setelah formulir diserahkan, wasit cadangan mengecek tiga pemain tersebut untuk memastikan ketiganya terdaftar dalam daftar susunan pemain (DSP) pertandingan.

"Dalam hal ini adalah wasit yang memimpin pertandingan dan wasit cadangan. Keduanya yang mengatur keluar dan masuknya pemain pengganti dan yang diganti," ujar pihak klub dalam keterangan tertulis, Minggu.

Tim "Juku Eja" mengatakan, pemain pengganti masuk atas arahan wasit cadangan, sementara pemain yang digantikan masih berada di lapangan karena tidak diminta meninggalkan lapangan oleh wasit utama.

"Di mana pada keadaan tersebut menetapkan play on, sehingga pemain tidak dapat dan tidak diminta oleh wasit utama untuk meninggalkan lapangan," ucapnya. Baca juga: Perusahaan Milik Mentan Amran Berminat Akuisisi Saham

Protes Barito Putera soal PSM Makassar Bermain 12 Pemain

Pelatih Barito Putera, Rahmad Darmawan, menyatakan keberatan atas peristiwa itu. Ia menilai PSM Makassar melakukan pelanggaran regulasi yang merugikan timnya.

Insiden tersebut sempat menimbulkan keributan.

"Ada pergantian dari PSM Makassar, kenapa tadi ada sedikit ribut, di situ terjadi suatu pelanggaran pasal pertandingan, apabila seorang pemain tidak sah dalam bermain di tim bisa diberi sanksi, kalah tiga poin,” ungkapnya dalam konferensi pers usai pertandingan.

Rahmad menuturkan, ketika melihat lawan bermain dengan 12 orang, timnya menyampaikan keberatan.

"Kenapa tidak sah karena mereka main dengan 12 pemain. Itu jelas ada rekamannya. Kami tadi sudah mencoba menyampaikan bahwa ada 12, malah mereka tadi emosi,” tuturnya.

Barito Putera berencana mengajukan protes resmi kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengenai insiden 12 pemain PSM Makassar.

"Ya akhirnya tidak apa-apa, kita meredam situasi ini dengan menulis surat resmi saja melalui manajemen,” jelas Rahmad Darmawan.

Hasil Pertandingan PSM Makassar Vs Barito Putera

Pada laga pekan ke-16 Liga 1 Indonesia itu, PSM Makassar mengalahkan Barito Putera dengan skor 3-2.

PSM Makassar unggul berkat dua gol dari Aloisio Neto di menit ke-56 dan 84'. Gol lainnya dicetak Nermin Haljeta di menit 74'.

Barito Putera sempat unggul lewat Beri Santoso pada menit 32'. Tim "Laskar Antasari" memperkecil ketertinggalan melalui sepakan penalti Alhaji Gero di menit 90'.

Mengantongi tiga poin kemenangan, PSM Makassar naik ke peringkat empat klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan 27 poin dari 16 laga, terpaut 10 poin dari peringkat pertama, Persebaya Surabaya.

Sementara itu, Barito Putera tetap menempati posisi ke-15 klasemen sementara dengan torehan 11 poin dari 16 pertandingan, berjarak satu poin dari zona degradasi.

Sumber: Antara~Tribun|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.