04 April 2025

Get In Touch

Kecelakaan di Tol Pandaan-Malang, Diduga Truk Tak Kuat Menanjak dan 4 Orang Penumpang Bus Meninggal Dunia

Proses evakuasi insiden kecelakaan di KM 77 Tol Surabaya-Malang, Senin(23/12/2024).(foto:ist/dok)
Proses evakuasi insiden kecelakaan di KM 77 Tol Surabaya-Malang, Senin(23/12/2024).(foto:ist/dok)

MALANG (Lenteratoday) – Kecelakaan maut di KM 77 jalan tol Pandaan-Malang yang terjadi, Senin(23/12/2024) sore tadi, diduga truk wingbox tidak kuat menanjak hingga mundur tak terkendali dan bertabrakan dengan bus pariwisata yang mengangkut rombongan siswa SMP Islam Terpadu asal Gunung Putri, Bogor.

Akibat insiden ini, 4 orang dari rombongan bus dilaporkan meninggal dunia, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka.

"Tol arah dari Surabaya menuju Malang, kita lihat di situ kan kontur jalannya menanjak dan menikung. Ini ada satu kendaraan truk yang muatannya adalah pakan ternak, tidak kuat menanjak dan berhenti di bahu jalan. Lalu truk itu berhenti, oleh sopir diganjal bagian ban belakangnya, namun ternyata ganjalannya tidak sempurna dan truk ini mundur tidak terkendali," ujar Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, Senin(23/12/2024).

Ketika truk mulai mundur, Putu menjelaskan sopir telah berupaya mengendalikan kendaraan namun terlambat, karena ada bus pariwisata Tirto Agung yang melaju dari belakang (dari arah Surabaya ke Malang) dengan kecepatan cukup tinggi.

Benturan keras pun tidak terhindarkan, akibatnya bus mengalami kerusakan parah di bagian depan sisi kanan, sementara truk rusak berat di bagian belakang kiri.

"Awalnya, tim evakuasi menemukan satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Namun setelah proses evakuasi bersama, jumlah korban jiwa menjadi empat orang. Satu sopir bus, satu kru bus, dan dua penumpang meninggal dunia. Identitas dua penumpang tersebut masih kami dalami, apakah mereka siswa, guru, atau pengurus rombongan,” jelas Putu.

Berdasarkan data yang diterima dari Kapolres Bogor, Putu menyebutkan bus Tirto Agung tersebut mengangkut 40 orang siswa dari SMP Islam Terpadu Gunung Putri, Bogor. Serta beberapa guru dan kru bus, total penumpang diperkirakan mencapai 47 hingga 49 orang.

"Informasi awal tujuannya ke Kampung Inggris di Kabupaten Kediri. Mereka ini perjalanannya dari Bromo, apakah ada berapa titik yang dikunjungi di Jawa Timur ini atau bagaimana, masih belum didapatkan informasi karena banyak yang trauma psikis dan belum bisa kami gali," tuturnya.

Saat ini, lanjut Putu korban luka-luka telah dilarikan ke rumah sakit sekitar, di antaranya yakni RSUD Lawang dan Lawang Medika. Sedangkan korban meninggal dunia, dibawa ke RSSA Kota Malang.

Sementara itu, menurutnya sopir dan kernet truk juga mengalami luka-luka. Keduanya telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait kondisi truk, termasuk pemeriksaan pada sistem rem dan dugaan kelebihan muatan.

"Apakah hand remnya tidak bekerja dengan sesuai standar, apakah kondisi remnya blong, masih kami dalami dari hasil olah TKP. Muatan truk ini pakan ternak, nanti kami lihat jumlah pakan ternak yang diangkut dan kita lihat kapasitas kendaraannya," pungkas Putu.

Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.