05 April 2025

Get In Touch

Banjir Surabaya Selatan Terparah, Wali Kota Eri Sebut Semua Sungai Penuh

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) mengerahkan sebanyak 25 mobil pemadam kebakaran (damkar) guna menyedot banjir.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) mengerahkan sebanyak 25 mobil pemadam kebakaran (damkar) guna menyedot banjir.

SURABAYA (Lenteratoday) - Hujan lebat disertai angin kencang mengguyur Surabaya sejak sekitar pukul 15.30 WIB. Beberapa titik kawasan pun tergenang dan banjir.

Genangan dan banjir terpantau di kawasan Jalan Kartini, Dukuh Pakis, Dukuh Kupang Timur, Girilaya, Gayungan, Ketintang, Margorejo.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, banjir dan genangan ada di beberapa titik. Karena hujan lebat telah mengguyur hampir empat jam.

"Gayungan, Ketintang, Margorejo, titik-titik ke avur Wonorejo yang tidak ditampung lagi hujannnya 3 jam lebih, menuju 4 jam ini," kata Eri saat dihubungi, Selasa (24/12/2024).

Eri menjelaskan titik paling parah ada di Surabaya Selatan. Karena curah hujan tertinggi ada di kawasan tersebut dan belum berhenti.

"Di Dharmawangsa, Srikana sudah mulai tinggi sungainya juga. Dibuang ke sungai besar wis beres. Tinggi air di Wonorejo saja 185. Sudah maksimal nggak bisa nampung air lagi sudah," jelasnya.

Eri mengatakan hari ini semua sungai di Surabaya seperti sungai Jagir sudah penuh semua.

"Aliran air nggak bisa masuk sungai. Di Sungai Wonokromo, yang Rolak udah penuh, nggak bisa masuk sungai lagi, karena daerah Jombang, Mojokerto hujan air dibuka lari ke sini jadi penuh semuanya, kita antre masuk sungai," urainya.

"Semua aliran lewat Surabaya, di sana hujan penuh, sungai-sungai yang ada pintu airnya peres semua, nggak bisa nampung air. Jadi dari tempat kita masuk sungai besar nggak bisa nunggu hujan reda," pungkasnya.

Kerahkan 25 Mobil Damkar

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) mengerahkan sebanyak 25 mobil pemadam kebakaran (damkar) guna menyedot banjir yang melanda sejumlah wilayah di kota setempat.

Kepala DPKP Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani di Kota Surabaya, mengatakan hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Surabaya mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan genangan air di beberapa wilayah.

"Untuk mengatasi kondisi tersebut, jajaran pemerintah kota (Pemkot) langsung bergerak cepat," ujarnya.

Ia mengatakan, sebanyak 25 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk membantu penyedotan genangan air di sejumlah titik.

"Untuk penanganan banjir pada sore hari ini, kita dari tim Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya membantu melakukan penyedotan pada titik-titik lokasi yang ada genangan," ujarnya.

Menurut dia, wilayah selatan Kota Surabaya, menjadi prioritas penanganan karena curah hujan yang sangat tinggi di daerah tersebut.

"Hujannya berada di wilayah selatan yang paling deras, jadi kita lebih utama di titik-titik selatan, yaitu wilayah Kecamatan Rungkut, Tenggilis Mejoyo, Margorejo, Jambangan, dan Gayungsari," ujarnya.

Pihaknya juga memastikan bahwa Tim DPKP Kota Surabaya akan terus bergerak melakukan penyedotan hingga genangan air surut.

"Kami akan terus bergerak maksimal bersama teman-teman sampai kondisinya surut. Kalau ada sungai yang mulai surut, kita bisa buang air langsung ke sungainya," katanya.

Reporter: amanah, ant/ Editor: widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.