03 April 2025

Get In Touch

Senam Pagi 10 Menit Sebelum Pelajaran Dimulai 2025

Mendikdasmen Abdul Mu'ti juga memperkenalkan Senam Indonesia Hebat dalam pelucnuran 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Jumat (27/12/2024). Foto/antara
Mendikdasmen Abdul Mu'ti juga memperkenalkan Senam Indonesia Hebat dalam pelucnuran 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Jumat (27/12/2024). Foto/antara

JAKARTA (Lenteratoday) – Salah satu kebiasaan yang coba dibudayakan melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) adalah berolahraga. Dalam acara peluncuran hari ini, diperkenalkan pula Gerakan Senam Indonesia Hebat.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan, rencananya gerakan ini akan dimulai di sekolah-sekolah paling lambat pada tahun ajaran baru. Senam dilakukan sebelum para siswa memulai aktivitas belajar di sekolah selama sekitar 10 menit.

"Kami memperkenalkan gerakan sebelum pembelajaran di sekolah, yaitu senam pagi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan berdoa bersama. Gerakan ini hanya berlangsung selama 10 menit, dan diharapkan dapat menanamkan semangat positif pada anak-anak sebelum memulai pembelajaran," kata Mu’ti dalam sambutan peluncuran di Kemendikdasmen, Jumat (27/12/2024).

Mu’ti menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Dalam Negeri yang telah menandatangani surat edaran untuk mendorong ruang bermain bersama di lingkungan masyarakat.

"Hal ini penting agar anak-anak dapat bersosialisasi dengan teman-teman sebaya setelah pulang sekolah, menghidupkan kembali tradisi yang penuh nilai-nilai luhur," kata Mu'ti.

Mu’ti mengatakan, Gerakan 7 KAIH menyasar anak-anak mulai PAUD hingga SMA. Program ini

dicetuskan dengan rangka menanamkan kebiasaan-kebiasaan positif pada anak untuk membentuk pribadi yang hebat.

"Kebiasaan ini kami kembangkan sebagai upaya memperkuat gerakan pembangunan karakter bangsa," kata Mu'ti.

Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.

Menurut Mu'ti, kebiasaan-kebiasaan tersebut sebenarnya merupakan tradisi lama yang berakar kuat pada agama dan budaya. Tetapi hari-hari ini kebiasaan tersebut nyaris hilang sehingga muncul kekhawatiran banyak pihak, salah satunya diduga dipicu dampak buruk internet dan media sosial.

"Kebiasaan seperti bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur tepat waktu merupakan fondasi untuk membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat secara fisik, spiritual, dan sosial," katanya.

Sumber : Antara | Editor : M. Kamali

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.