07 April 2025

Get In Touch

Menag Buka Peluang Ibadah Haji Lebih Pendek, Masih Diskusi dengan Saudi

Menteri Agama Nasaruddin Umar (kanan) dan Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi'i (kiri) menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan rapat koordinasi dengan Mensesneg dan Seskab terkait persiapan pelaksanaan haji 2025 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (27/12/2
Menteri Agama Nasaruddin Umar (kanan) dan Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi'i (kiri) menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan rapat koordinasi dengan Mensesneg dan Seskab terkait persiapan pelaksanaan haji 2025 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (27/12/2

JAKARTA (Lenteratoday) -Menteri Agama (Menag) Nasarudin Umar membuka peluang untuk memperpendek atau menyingkat pelaksanaan ibadah haji untuk para Jemaah.

Menurutnya, pemerintah akan segera membuka diskusi kepada pemerintahan di Arab Saudi untuk mengkaji inisiasi tersebut.

Hal itu disampaikannya usai menggelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan ibadah haji dengan Mensesneg Prasetyo Hadi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (27/12/2024).

"Kemudian di samping itu juga kita berbicara tentang kemungkinan-kemungkinan apakah jemaah haji nanti dimungkinkan bisa lebih pendek daripada sebelum-sebelumnya," kata Nasarudin.

Alasannya, kata Nasaruddin, masih cukup ada waktu kosong untuk para jemaah sebelum melaksanakan ibadah pada puncak haji.

Oleh sebab itu, dia melanjutkan bahwa hal tersebut akan didiskusikan terlebih dahulu dengan pemerintah Arab Saudi.

"Karena kan satu hari itu kan kosong sama dengan berapa ya. Tapi ini menyangkut masalah Saudi Arabia juga, tidak bisa kita memutuskan sepihak. Hal-hal yang berkaitan dengan Saudi Arabia, itu kekewenangannya Arab Saudi," pungkas Nasaruddin (*)

Sumber: Bisnis|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.