04 April 2025

Get In Touch

Menag Kaji Wacana Sekolah Libur Selama Ramadhan

Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin doa dalam acara musahabah yang diadakan oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta di Silang Barat Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Senin (30/12/2024) malam (Kompas)
Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin doa dalam acara musahabah yang diadakan oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta di Silang Barat Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Senin (30/12/2024) malam (Kompas)

JAKARTA (Lenteratoday) -Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa pihaknya masih menyusun wacana mengenai kemungkinan libur sekolah selama Ramadhan.

Ia meminta agar masyarakat menunggu informasi lebih lanjut dari Kementerian Agama (Kemenag).

Nasaruddin menambahkan bahwa tidak menutup kemungkinan sekolah-sekolah di bawah naungan Kementerian Agama, seperti madrasah dan pondok pesantren, akan libur selama bulan suci tersebut.

"Ya, sebetulnya, sudah warga Kementerian Agama, khususnya di Pondok Pesantren itu libur. Tetapi, sekolah-sekolah yang lain juga masih sedang kita wacanakan, tetapi ya nanti tunggulah penyampaian-penyampaian,” ujarnya saat ditemui di kawasan Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin (30/12/2024).

Meski demikian, Nasaruddin menekankan bahwa terlepas dari keputusan mengenai libur, Kementerian Agama berkomitmen untuk membuat Ramadhan tahun ini menjadi lebih berkualitas.

"Ramadhan kali ini kita berobsesi akan bagaimana Ramadhannya berkualitas, bagaimana membikin Ramadhan berkualitas. Ya, mulai dari anak kecil sampai dewasa, kita memikirkan perspektif terhadap masyarakat di Ramadhan itu,” jelasnya.

Imam Besar Masjid Istiqlal ini menyatakan bahwa ada berbagai cara untuk meningkatkan kualitas Ramadhan, seperti mengajak anak-anak lebih sering mengaji, menghafal Alquran, dan mengamalkan ajaran agama.

"Tidak hanya teori ya di sekolah, tapi juga ada pengamalan. Kita kan beribadah puasa, mungkin juga ada berkumpul bersama keluarganya, mungkin juga akan ada yang mengamalkan amalan-amalan sosial di bulan Ramadhan, kan pahalanya banyak ya,” katanya, mengutip Kompas.

Sebelumnya, Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo HR Muhammad Syafi'i juga mengakui adanya wacana untuk menerapkan kebijakan libur sekolah selama satu bulan penuh pada bulan Ramadhan.

Hal ini disampaikan Syafi'i ketika ditanya mengenai kabar bahwa pemerintah akan menerapkan kembali kebijakan yang pernah berlaku pada era Presiden ke-4, Abdurrahman Wahid, alias Gus Dur.

"He-eh (iya) sudah ada wacana,” singkat Romo kepada wartawan di Gedung DPR RI, pada hari yang sama. Namun, ia memastikan bahwa belum ada pembahasan lebih lanjut terkait wacana tersebut, khususnya di lingkungan Kementerian Agama RI (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.