04 April 2025

Get In Touch

Enam Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang-Bandung

Ruas tol Cupularang - Bandung. tribune Jabar/Zelphi
Ruas tol Cupularang - Bandung. tribune Jabar/Zelphi

SURABAYA (Lenteratoday) - Enam kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun di ruas Tol Cipularang arah Bandung Km 97+200. Enam kendaraan tersebut yaitu satu truk, dua bus, dan tiga minibus. Untuk tidak ada korban jiwa pada insiden yang terjadi sekitar pukul 09.11 WIB, Minggu (5/1/2025) ini.

"Sesaat setelah kejadian, Satgas Jasa Marga Siaga dari Representative Office 3 Jasa Marga Metropolitan Tollroad (JMT) selaku pengelola Ruas Tol Cipularang bersama Jasa Marga Tollroad Operator (JMTO) dan kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan dan segera melakukan pengaturan lalu lintas. Sejak pukul 09.28 WIB, satu lajur dapat dilalui," kata Senior Manager Representative Office 3 Jasa Marga Metropolitan Tollroad Regional Division Agni Mayvinna dalam keterangannya dilansir detik.com.

Lebih lanjut Agni mengungkapkan berdasarkan informasi petugas di lapangan, diduga truk tidak kuat menanjak. Lalu truk itu melaju mundur sehingga menghantam kendaraan lainnya.

"Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini dan berdasarkan data sementara, terdapat dua korban luka dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Rodjak Purwakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ungkapnya.

Setelah kejadian, kata Agni, dilansir tempo.co, Satuan Tugas (Satgas) Jasa Marga Siaga dari Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) selaku pengelola Ruas Tol Cipularang bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan kepolisian segera ke lokasi untuk menangani situasi.

Meski sempat terjadi kepadatan akibat kecelakaan beruntun itu, sekitar pukul 10.05 WIB seluruh kendaraan bisa dievakuasi dan lalu lintas sudah kembali normal.

Pihak Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi arah dan waktu perjalanan untuk menghindari kepadatan. Antisipasi perubahan cuaca dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima. (*)

Editor : Lutfiyu Handi/berbagai sumber

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.