Tetap Bungkam, DPRD Akan Panggil Kepala BPKAD Madiun Terkait Polemik Aset Desa untuk Masjid Quba

MADIUN (Lenteratoday) - Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun, Suntoko masih bungkam terkait polemik penggantian aset milik desa Purwosari, Kecamatan Wanoasri, yang saat ini digunakan untuk Masjid Quba oleh pemkab setempat.
Ketika dikonfirmasi usai mendampingi Penjabat (Pj) Bupati Madiun, Tontro Pahlawanto kunjungan ke Bupati Madiun Terpilih, Hari Wuryanto beserta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu(8/1/2025). Suntoko memilih diam dan langsung masuk mobil dinasnya, dari pada menjawab pertanyaan wartawan.
Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Madiun melalui Komisi C akan meminta keterangan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) setempat. Tentang tukar guling aset milik pemerintah Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri. Serta menginventarisir permasalahan aset-aset lain, yang menjadi catatan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
”Kita konfirmasi juga ada aset-aset lain yang perlu dibicarakan, nanti di komisi aja lah yang ngobrol dengan kawan-kawan BPKAD,” kata Ketua komisi C DPRD Kabupaten Madiun, Rudi Triswahono saat dihubungi melalui telepon.
“Banyak warisan masa lalu yang mesti kita bereskan sekarang, zaman dulu kan ya ngerti dewe-lah yang namanya manajemen aset seperti itu dan sekarang muncul aturan baru yang lebih rigid,” tandasnya.
Reporter: Wiwiet Eko Prasetyo/Editor: Ais