03 April 2025

Get In Touch

Buntut Video Viral Camat Asemrowo, Komisi A Dorong Pejabat Publik Lebih Responsif dan Humanis

Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Muhammad Syaifuddin.
Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Muhammad Syaifuddin.

SURABAYA (Lenteratoday) - Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Muhammad Syaifuddin, mendorong seluruh pejabat publik di Surabaya mulai dari camat, lurah, dan lainnya agar lebih responsif dan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

Menurutnya, hal ini perlu dilakukan agar kejadian yang dialami Camat Asemrowo Muhammad Khusnul Amin tidak kembali terjadi. 

"Agar tidak terjadi persoalan serupa, ayok lebih responsif kepada masyarakat yang ingin konsultasi, dan lain-lain. Ayo responsiflah kepada masyarakat agar tidak terjadi hal-hal seperti ini," ucap pria yang akrab disapa Udin ini, Kamis (9/1/2025).

Tak hanya responsif, Udin juga meminta agar para pejabat publik mengedepankan komunikasi yang humanis.

"Sampaikan komunikasi itu dengan cara yang bagus. Dan Pak camat tidak boleh mengabaikan masyarakat baik itu organisasi masyarakat individu. Harus responsif terhadap apa saja yang menjadi persoalan. Tujuannya agar tidak terjadi miss informasi," tuturnya.

Politisi dari Partai Demokrat ini juga meminta kepada Bakesbangpol Kota Surabaya untuk memanggil semua organisasi masyarakat (Ormas) di Surabaya untuk diadakan semacam silaturahmi, komunikasi. 

"Minimal 3 bulan sekali kita adakan sosialisasi, komunikasi, silaturahim dengan baik. Dan komisi A akan hadir dalam silaturahmi itu. Sehingga kejadian salah paham seperti ini tidak terjadi," tutupnya.

Seperti diketahui, baru-baru ini masyarakat Surabaya dihebohkan dengan sebuah video viral di media sosial yang menunjukkan penggerebekan di ruang kerja Camat Asemrowo Muhammad Khusnul Amin, yang diduga menyembunyikan seorang wanita di bawah meja.

Dalam video yang beredar, nampak sekelompok orang masuk ke dalam ruangan dengan paksa. Di dalam ruangan tersebut juga terlihat seorang staf laki-laki yang berada di belakang pintu, dan satu staf perempuan berada di bawah meja. (*)

Reporter: Amanah  | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.