
TRENGGALEK (Lenteratoday) - Memperingati HUT PDI Perjuangan, para kader banteng di Kabupaten Trenggalek menegaskan komitmen untuk memajukan daerah melalui penguatan sektor seni budaya. Sebagai partai politik yang memenangi Pilkada, PDI Perjuangan menilai seni budaya Trenggalek, khususnya ikon seperti Turonggo Yakso, memiliki potensi besar untuk dikenal secara nasional.
Wakil Ketua Bidang Seni dan Budaya DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Trimo Dwi Cahyono, menekankan perlunya langkah konkret dari pemerintah untuk memberikan pengakuan resmi terhadap seni budaya lokal.
"Trenggalek memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, seperti Turonggo Yakso. Pemerintah harus segera mematenkan seni ini agar mendapatkan perlindungan hukum dan pengakuan di tingkat nasional," ujarnya, Sabtu (11/1/2025).
Trimo juga menyarankan pembangunan gedung budaya yang bisa menjadi pusat aktivitas seni di Trenggalek. Gedung ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang bagi seniman untuk berekspresi, tetapi juga sebagai tempat edukasi budaya untuk generasi muda dan daya tarik wisata.
"Gedung budaya akan menjadi pusat pertumbuhan seni, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, mulai dari seniman hingga pelaku usaha kecil," tambahnya.
Namun, dia mengkritik kebijakan pemerintah yang selama ini lebih fokus pada pembangunan infrastruktur fisik dibandingkan dengan pengembangan seni budaya.
"Kita perlu keseimbangan. Infrastruktur memang penting, tetapi seni budaya juga harus mendapatkan perhatian serius karena inilah yang membedakan Trenggalek dari daerah lain," tegasnya.
Trimo, yang juga aktif di Dewan Kesenian Trenggalek, menyampaikan bahwa komunitas seni terus melakukan evaluasi rutin untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Dia berharap pemerintah bisa belajar dari Bali, yang sukses menjadikan seni budaya sebagai daya tarik utama wisatawan.
"Sinergi antara pemerintah dan komunitas seni dapat menciptakan daya tarik budaya yang kuat, seperti yang dilakukan Bali. Seni budaya Trenggalek juga bisa menjadi pilar pariwisata," jelasnya.
Selain itu, dia menyoroti pentingnya pengelolaan tempat wisata yang tidak hanya menjaga keindahan alam, tetapi juga mendukung pelestarian budaya. Dengan perencanaan yang tepat, seni budaya tidak hanya melestarikan warisan, tetapi juga memberi manfaat ekonomi dan pendidikan bagi masyarakat.
"Trenggalek punya potensi besar. Jika dikelola dengan strategi yang tepat, seni budaya kita bisa menjadi kebanggaan nasional sekaligus memberi dampak positif di banyak sektor," tutupnya.
Reporter: Herlambang/Editor:Widyawati