
SURABAYA (Lenteratoday) - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak DPRD Surabaya untuk memperkuat kolaborasi dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pajak. Sebab, pendapatan dari pajak memiliki andil besar dalam pembangunan infrastruktur di Kota Pahlawan.
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono mengatakan, apa yang disampaikan Wali Kota Eri merupakan salah satu fungsi dan tugas sebagai wakil rakyat.
Ia menjelaskan, jika tugas pokok anggota dewan di antatanya membuat peraturan daerah (Raperda) atau legislasi, budgeting yakni emberikan anggaran, merancang anggaran, dan mengesahkan bersama-sama pemkot. Terakhir yakni melakukan pengawasan.
"Tapi ada fungsi lain yaitu menjaring aspirasi masyarakat dan juga memperjuangkannya menjadi kebijakan di pemerintah kota. Juga menerima laporan masyarakat serta melihat kondisinya secara langsung di lapangan," kata Baktiono, Selasa (14/1/2025).
Terkait kegiatan inspeksi mendadak (sidak) di lapangan untuk menambah PAD, Politisi dari PDI Perjuangan ini menuturkan jika biasanya anggota dewan akan datang ke lokasi dan memberikan beberapa masukan yang bisa diterapkan.
Misalnya saja saat datang ke kampung-kampung yang masih banyak aset tanah milik pemkot terdeteksi dan tercatat, anggota dewan akan memberikan saran agar aset tersebut dapat dimanfaatkan.
"Kalau tempatnya tadi mungkin kurang strategis untuk perdagangan dan jasa itu bisa digunakan untuk kepentingan warga sepeti dijadikan tempat pendidikan atau pelatihan, atau programnya pemerintah padat karya seperti membantu warga untuk membuat paving, cucian kendaraan bermotor, perbengkelan, dan lain-lain," tuturnya.
Sementara jika aset tersebut berada di lokasi strategis, Baktiono menyebut jika pemerintah bis mengolahnya dengan melakukan kerjasama dengan pihak lain, investor atau pengusaha.
"Dengan demikian itu akan mendatangkan PAD. Lalj bisa juga laporan dari badan pendapatan daerah. Misalnya sekarang ada beberapa tempat strategis yang belum sepenuhnya membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) itu kita bisa fasilitasi kita bisa lihat dengan sidak. Ada hotel, restoran, dan tempat-tempat lainnya. Pastinya kita akan gencar melakukan sidak untuk mengetahui kebenarannya," ucapnya.
Hal senada juga diungkapkan Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono. Pria yang akrab disapa Awi ini pun menyambut baik kolaborasi Pemkot untuk mendongkrak PAD.
"Tentu saja kami akan melakukan lebih banyak sidak ke tempat-tempat penghasil PAS itu supaya bisa menambah pendapatan Surabaya. DPRD akan memainkan kontrol yang lebih efektif untuk meningkatkan pendapatan daerah," tutupnya. (*)
Reporter: Amanah | Editor : Lutfiyu Handi