03 April 2025

Get In Touch

Israel Lancarkan 50 Serangan ke Gaza Setelah Kesepakatan Gencatan Senjata dengan Hamas

Israel terus memborbardir wilayah Gaza meskipun sudah ada kesepakatan gencatan senjata.(foto:ist/Dtc/dok.Reuters)
Israel terus memborbardir wilayah Gaza meskipun sudah ada kesepakatan gencatan senjata.(foto:ist/Dtc/dok.Reuters)

GAZA (Lenteratoday) - Israel kembali membombardir sejumlah wilayah di Gaza, saat kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas tercapai pada, Rabu(15/1/2025).

AFP melaporkan sebanyak 27 orang tewas, termasuk satu anak berusia 7 tahun dan dua remaja akibat serangan Israel di sejumlah wilayah di Gaza mengutip CNN Indonesia, Kamis(16/1/2025)

Total 11 jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Syuhada Al Aqsa di Gaza tengah, korban serangan Israel di sebuah rumah warga di Kota Deir Al Balah, Gaza. Serangan Israel terjadi juga di gedung sekolah di Gaza City, menewaskan 7 orang dan mencederai beberapa lainnya.

Serangan ketiga terjadi pada, Kamis(16/1/2025) dini hari di kamp pengungsian Al Nuseirat menewaskan enam orang.

Serangan lainnya yang dilakukan pasukan Zionis menyasar ke kamp pengungsian di Al Shati, Gaza, dan menewaskan 3 orang.

Pasukan Israel mengonfirmasi telah melancarkan serangkaian serangan rudal, ke sejumlah wilayah di Gaza dalam satu malam. Mereka mengklaim, bahwa serangan dilakukan secara terukur dan menargetkan teroris. Dalam 24 jam terakhir, militer Israel telah melancarkan 50 kali serangan di Gaza.

Serangan itu terjadi, ketika Qatar selaku salah satu mediator mengumumkan bahwa kesepakatan gencatan senjata memasuki tahap akhir.

Gencatan senjata antara Israel dan Hamas, akan berlaku pada 19 Januari 2025. Situasi itu amat disambut warga Gaza, namun masih cemas karena serangan-serangan Israel kemungkinan tidak langsung berhenti sebelum gencatan senjata berlaku efektif.

Editor: Arief Sukaputra

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.