05 April 2025

Get In Touch

Pesona Gunung Bokty Kazakhstan, Mirip Kue Lapis

Foto: Instagram (@danielkordan)
Foto: Instagram (@danielkordan)

JAKARTA (Lenteratoday) - Gunung Bokty merupakan salah satu gunung unik yang berada di padang tandus Kazakhstan. Keindahan serta keunikan gunung ini memiliki bentuk yang menyerupai kue lapis. Tidak heran gunung ini menjadi salah satu ikon alam yang membanggakan, bahkan ada di uang kertas Kazakhtan.

Gunung Bokty yang terletak di Distrik Karakiya, Provinsi Mangystau, merupakan monumen alam yang dilindungi negara. Pemukiman perkotaan terdekat, Zhanaozen, terletak sekitar 90 kilometer jauhnya, sedangkan gunung itu sendiri terletak sekitar 20 kilometer dari jalan tak beraspal yang menghubungkan Zhanaozen dengan masjid bawah tanah yang dihormati di Beket-Ata.

Banyak wisatawan yang membandingkan Gunung Bokty dengan kapal terbalik, tetapi dari sudut pandang tertentu, gunung ini juga terlihat seperti piramida buatan manusia. Berlokasi di wilayah Mangystau, gunung ini dikelilingi oleh pemandangan gurun yang luas dan rawa garam yang telah lama mengering. Yuk, simak apa saja fakta unik gunung kue lapis ini!

  1. Bentuknya mirip kapal terbalik atau piramida alami

Dilansir laman National Geographic, Gunung Bokty adalah salah satu monumen alam yang dilindungi negara, terletak di distrik Karagiye, wilayah Mangystau. Gunung ini memiliki tinggi 165 meter, berada di ketinggian 8 meter di atas permukaan laut. Ciri khas dari gunung sedimen ini adalah bentuknya yang menyerupai trapesium sempurna dengan lapisan batuan yang berwarna-warni.

  1. Dulunya dasar laut kini menjadi padang tandus

Gunung Bokty adalah bukti nyata dari sejarah geologis yang panjang dan menarik. Dengan warna-warninya yang khas dan asal usulnya sebagai dasar laut purba. Gunung ini tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga lokasi penting untuk mempelajari evolusi bumi. Pemandangan Gunung Bokty sangat memukau saat matahari terbit atau terbenam. Gunung ini juga merupakan “inselberg” yaitu bukit yang terisolasi dan menjulang dari dataran datar berupa tanah liat dan rawa garam yang dikenal sebagai “sor.”

Dilansir laman Visit Mangystau, sekitar Gunung Bokty terdapat fosil gigi hiu purba yang hidup di Laut Akchagyl yang dulunya menghubungkan Laut Kaspia dan Laut Aral. Selain itu, jejak fosil nenek moyang kuda berkaki tiga (hipparion) dan kucing bertaring tajam (mahairod) juga ditemukan di sini.

  1. Lapisan warna gunung jadi daya tarik utama

Salah satu daya tarik utama Gunung Bokty di Kazakhtan adalah lapisan warna warni yang mencolok, yang menyerupai kue lapis besar. Setiap lapisan di gunung ini memiliki warna yang berbeda, mulai dari putih, kuning, merah muda, hingga cokelat, menciptakan pemandangan alami yang unik. Proses geologi yang berlangsung selama jutaan tahun telah menghasilkan stratifikasi sedimen yang begitu jelas, memberikan keindahan visual yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.

  1. Gunung Bokty muncul pada uang kertas 1000 tenge Kazakhstan

Tidak hanya sebagai salah satu kekayaan geologi yang ada di Kazakhstan, Gunung Bokty juga muncul pada uang kertas 1.000 tenge. Gunung ini dikenal dengan bentuknya yang unik dan sering juga disebut “gunung dengan rok.”

Selain itu, desain uang kertas ini mencakup beberapa elemen lain khas Kazakhstan, termasuk monumen “Kazakh Eli” di Astana dan burung merpati yang melambangkan simbol perdamaian. Gambar Gunung Bokty terletak pada sisi belakang uang kertas dan menyoroti keindahan alam dan warisan geologis negara tersebut. Keunikan dan keindahan gunung ini menjadi simbol yang layak untuk ditampilkan pada mata uang nasional Kazakhstan.

  1. Spot favorit fotografi landscape

Keindahan dan keunikan Gunung Bokty juga mengundang wisatawan dari seluruh dunia menyaksikan langsung keindahan gunung kue lapis ini. Untuk bisa mencapai lokasi ini, pengunjung memerlukan kendaraan roda empat, karena akses bus atau transportasi umum ke lokasi ini belum tersedia. Rute perjalanan dimulai dari Zhanaozen menuju jalan raya P-117, melewati desa kecil Senek, lalu melanjutkan perjalanan tanah menuju Gunung Bokty.

Perjalanan memakan waktu kurang lebih sekitar 3 jam.

Gunung Bokty menjadi primadona bagi para fotografer landscape berkat keindahannya yang unik dan dramatis. Salah satu spot favorit adalah sisi barat gunung, di mana formasi batuan yang menyerupai piramida terlihat sangat menonjol. Saat matahari terbenam, warna warni alami batuan seperti putih, merah muda, dan coklat tua menciptakan gradasi yang memukau.

Dengan keunikan bentuknya yang menyerupai kue lapis hingga sejarahnya yang berasal dari dasar laut kuno, gunung ini menawarkan pengalaman yang tak terlupakan bagi siapa saja yang berkunjung. Jadi, jika kamu pecinta alam atau fotografi, Gunung Bokty wajib masuk daftar destinasi impianmu!

Pesona Gunung Bokty, “Kue Lapis”

  1. Lokasi dan Keindahan Alami

Gunung Bokty terletak di wilayah Kazakhstan Barat. Dengan ketinggian 165 meter dari dataran sekitarnya, gunung ini mencuri perhatian karena lapisan-lapisan warnanya yang kontras dan mencolok.

  1. Gradasi Warna Menakjubkan

Keunikan Gunung Bokty terletak pada gradasi warnanya yang menyerupai kue lapis. Perpaduan warna merah, oranye, dan kuning memberikan efek visual yang memukau, terutama saat matahari terbit dan terbenam. Cahaya matahari memberikan efek “membara” yang semakin mempertegas keindahannya.

  1. Jejak Sejarah Purba

Gunung Bokty dulunya merupakan dasar laut purba. Setelah jutaan tahun, sisa-sisa alam tersebut menciptakan formasi batuan yang luar biasa. Hal ini menjadikan Bokty sebagai salah satu warisan geologi penting di Kazakhstan.

  1. Lokasi Fotografi Favorit

Fotografer seperti Daniel Kordan menjadikan Gunung Bokty sebagai lokasi favorit untuk menangkap keindahan alam. Lapisan warna-warni yang mencolok menjadikan setiap foto terlihat seperti lukisan artistik.

  1. Daya Tarik Bak Kue Lapis

Gradasi warna pada Gunung Bokty memberikan kesan bak kue lapis raksasa. Lapisan-lapisan batuan yang terlihat dari kejauhan menjadikannya destinasi wisata yang sangat memukau dan cocok untuk pecinta fotografi maupun alam.

Co-Editor: Nei-Dya/Berbagai Sumber

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.