04 April 2025

Get In Touch

Akibat Fenomena Koin Jagat, 6 Taman dan Jalur Hijau di Surabaya Rusak

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto.

SURABAYA (Lenteratoday) - Sebanyak 6 taman dan beberapa jalur hijau di Kota Surabaya mengalami kerusakan, akibat fenomena perburuan Koin Jagat yang semakin marak. 

Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau para pemburu agar menghentikan pencarian koin digital yang meresahkan masyarakat tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dedik Irianto menyebut 6 taman yang mengalami kerusakan, antara lain Taman Bungkul, Taman Lumumba, Taman Prestasi, Taman Teratai, Taman Paliatif dan Taman Ekspresi. 

Rata-rata kerusakan yang terjadi adalah tanaman terinjak-injak, dahan pohon patah hingga paving pedestrian yang terangkat.

"Para pencari koin seringnya menginjak-injak taman. Bahkan ada yang penasaran di bawah tanah sampek di congkel begitu, ada yang digali, bukak paving, dan lain-lain itu kami larang dan tidak setuju," sebut Dedik, Jumat(17/1/2025).

Selain taman yang rusak, Dedik mengungkapkan  beberapa jalur hijau dan properti hiasan kota juga mengalami kerusakan. 

"Di samping Kalimas kawasan Genteng Kali ada properti lampion berbentuk naga yang sampai robek. Mungkin saat mencari itu berebut atau bagaimana sampai menyebabkan kerusakan itu," ungkapnya.

Akibat kerusakan yang terjadi, pihaknya telah melakukan perbaikan dan pembersihan di lokasi kerusakan. 

"Karena terinjak-injak petugas kami terus melakukan perbaikan, seperti menganti dahan atau tanaman yang rusak hingga melakukan pembersihan akibat pencongkelan paving dan penggalian tanah," tuturnya.

Guna mengantisipasi kejadian tersebut terulang kembali, pihaknya berkoordinasi dengan Satpol PP untuk memperketat pengawasan di kawasan taman aktif maupun taman pasif.

"Kami imbau masyarakat yang datang ke taman, untuk mencari koin agar tidak melakukan pengerusakan," tutupnya.

Reporter: Amanah/Editor: Ais 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.