03 April 2025

Get In Touch

Underpass Dolog Surabaya Mulai Dibangun pada Pertengahan 2025

Jalanan sekitar Taman Pelangi atau Dolog yang akan dibangun underpass
Jalanan sekitar Taman Pelangi atau Dolog yang akan dibangun underpass

SURABAYA (Lenteratoday)- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana memulai pembangunan underpass Bundaran Taman Pelangi atau Dolog pada pertengahan 2025. 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, bahwa Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) tengah mengkebut proses pembebasan lahan untuk underpass Bundaran Dolog.

"Karena kemarin (proses pembebasan) masih ada yang beberapa di pengadilan. Sehingga nanti ditargetkan pada pertengahan tahun sudah mulai dikerjakan dengan berkoordinasi bersama teman-teman pemerintah pusat," kata Eri, Sabtu (18/1/2025).

Eri menjelaskan, terdapat sekitar 16 persil rumah yang masih dalam proses pembebasan. Pihaknya menargetkan maksimal triwulan pertama 2025, pembebasan lahan ini seluruhnya bisa rampung. "Jadi sisa 16 persil itu yang kita bebaskan," jelasnya.

Sementara untuk tahap pembangunan, rencananya akan dimulai pada pertengahan tahun 2025. Untuk anggaran pembangunan, akan dibiayai oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). 

"Setelah (pembebasan rampung) itu kita lakukan pembangunan, kita menyampaikan hal itu kepada pemerintah pusat," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya, Irvan Wahyudradjad menjelaskan bahwa pembangunan underpass Bundaran Dolog bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas perekonomian sekaligus mengurai kemacetan.

"Khususnya untuk meningkatkan aksesibilitas yang dari arah Sidoarjo. Karena kita tahu, itu adalah perlintasan sebidang yang selalu macet di jam-jam sibuk," jelas Irvan.

Menurutnya, pembangunan underpass Bundaran Dolog menjadi salah satu program prioritas pemkot di tahun 2025. Infrastruktur ini masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Surabaya Tahun 2021-2026.

"Untuk tahun ini kita masih mengikuti RPJMD 2021-2026. Jadi program-program yang sudah ada dalam RPJMD itu kita lakukan melalui pola pembiayaan baik APBD maupun alternatif lainnya," pungkasnya

Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH
 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.