03 April 2025

Get In Touch

Disparbud Trenggalek Gagal Capai Target PAD 2024, Akibat Cuaca Buruk dan Persaingan Wisata Baru

Disparbud Trenggalek Gagal Capai Target PAD 2024, Akibat Cuaca Buruk dan Persaingan Wisata Baru

TRENGGALEK (Lenteratoday) - Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Trenggalek dari sektor pariwisata pada tahun 2024 tercatat belum memenuhi target. Dari target Rp8,5 miliar, realisasi hanya mencapai Rp7,66 miliar, atau 90,12 persen dari total target.

Cuaca buruk, persaingan destinasi baru, serta keterbatasan infrastruktur menjadi penyebab utama. Meski demikian, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Trenggalek optimis menargetkan PAD lebih tinggi, yakni Rp9,2 miliar, di tahun 2025.

"Kami sudah berusaha keras untuk mencapai target, tetapi hasilnya masih kurang dari yang diharapkan,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Sunyoto, Senin (20/1/2025).

Menurut Sunyoto, salah satu hambatan terbesar adalah cuaca yang tidak bersahabat selama musim liburan.

"Saat liburan sekolah dan Nataru, hujan lebat sering terjadi. Ini sangat memengaruhi kunjungan wisatawan ke destinasi kami,” jelasnya.

Ia juga menyoroti persaingan dari destinasi wisata baru yang terus bermunculan di wilayah pesisir selatan.

"Sekarang wisatawan cenderung mencoba tempat-tempat baru yang menawarkan pengalaman berbeda, meski Karanggongso dan Prigi tetap punya daya tarik,” tambah Sunyoto.

Selain itu, keterbatasan anggaran untuk meningkatkan infrastruktur juga menjadi tantangan besar.

"Beberapa fasilitas kami sudah membutuhkan renovasi. Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan,” ungkapnya.

Namun, Disparbud Kabupaten Trenggalek tetap optimis menatap tahun 2025 dengan target PAD yang lebih tinggi.

"Kami menaikkan target PAD menjadi Rp9,2 miliar. Dengan peningkatan ini, kami berharap bisa memperbaiki sarana-prasarana dan menarik lebih banyak wisatawan ke Trenggalek,” pungkasnya.

Reporter: Herlambang|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.