04 April 2025

Get In Touch

Pasukan Israel Tembak Remaja Palestina dalam Serangan di Tepi Barat

Tentara Israel
Tentara Israel

SURABAYA (Lenteratoday) - Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan dalam sebuah pernyataan singkat bahwa Ahmad Rashid Rushdi Jazar yang berusia 14 tahun ditembak mati di kota Sebastia di barat laut Nablus, dilaporkan Anadolu Senin (20/1/2025).

Penembakan oleh tentara Israel ini terjadi saat mereka melakukan penyerbuan di Tepi Barat pada Minggu malam (19/1/2025). Selain menewaskan satu remaja Palestina, juga melukai dua orang lainnya.

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan timnya membawa dua orang yang terluka ke rumah sakit. Salah satunya adalah seorang anak laki-laki berusia 17 tahun dengan luka tembak di tangan dan yang lainnya adalah seorang anak berusia 11 tahun yang terluka dalam bentrokan di kota Idhna.

Tentara Israel menyerbu kota tersebut selama sekitar dua jam sebelum mundur. Bentrokan meletus selama penyerbuan, dengan penggunaan peluru tajam, peluru karet, dan gas air mata.

Di satu sisi, penyerbuan ini terjadi saat ratusan keluarga tahanan Palestina berkumpul di dekat Penjara Ofer Israel di Tepi Barat sambil menunggu pembebasan 90 tahanan, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak, sebagai bagian dari fase pertama perjanjian gencatan senjata antara Israel dan kelompok Palestina Hamas di tengah suasana perayaan.

Selama beberapa tahun terakhir, militer Israel telah melakukan penggerebekan rutin di Tepi Barat, yang meningkat dengan dimulainya perang di Gaza pada 7 Oktober 2023. Warga Palestina juga telah diserang dengan kekerasan oleh pemukim ilegal Israel.

Setidaknya 859 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 6.700 orang terluka oleh tembakan tentara Israel di wilayah yang diduduki, menurut Kementerian Kesehatan.

Pada bulan Juli 2024, Mahkamah Internasional menyatakan pendudukan Israel selama puluhan tahun atas tanah Palestina adalah ilegal dan menuntut evakuasi semua pemukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur. (*)

Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.