03 April 2025

Get In Touch

Mayat Perempuan dalam Koper di Ngawi Diduga Dimutilasi

 Mayat perempuan misterius ditemukan di dalam koper dekat pembuangan sampah di Kecamatan Kendal Ngawi. (Miftakul/Lenteratoday)
Mayat perempuan misterius ditemukan di dalam koper dekat pembuangan sampah di Kecamatan Kendal Ngawi. (Miftakul/Lenteratoday)

NGAWI (Lenteratoday) - Mayat perempuan yang ditemukan dalam koper di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi kondisinya tidak utuh atau diduga dimutilasi sesuai hasil pemeriksaan luar RSUD dr Soeroto Ngawi.

Kapolres Ngawi, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto mengungkapkan kondisi mayat perempuan misterius dalam koper tidak lengkap, Bagian tubuh yang ditemukan hanya badan dan tangan.

"Kondisi mayat yang ditemukan bagian badan, kaki kiri hingga pangkal paha, kaki kanan sampai lutut. Bagian kepala tidak ada," kata Kapolres Ngawi, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, Kamis(23/1/2025).

Dwi memastikan bahwa mayat yang ditemukan dalam koper berwarna merah maron itu, berjenis kelamin perempuan. Untuk ciri khusus dan usia dari mayat perempuan tersebut, masih perlu pemeriksaan lebih lanjut.

"Belum bisa memastikan, masih dalam proses pemeriksaan," ucapnya.

Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan koper berwarna merah marun, selimut, serta sandal. Terkait selimut yang ikut diamankan, belum dapat dipastikan apakah milik pribadi atau milik hotel.

Sebelumnya, warga Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi digegerkan oleh penemuan mayat perempuan di dalam koper. Koper berwarna merah marun itu ditemukan terbungkus plastik, di aliran irigasi dekat tempat pembuangan sampah (TPS) desa setempat.

Saksi mata, Ali Usman menjelaskan bahwa ia menemukan koper tersebut saat hendak membuang sampah. Awalnya, ia mengira benda itu adalah paket yang jatuh dari kurir karena dibungkus plastik hitam.

"Saya kira itu paket biasa. Tapi waktu saya coba angkat, ternyata berat," ujar Ali.

Karena penasaran, Ali membuka plastik pembungkus koper tersebut. Saat koper dibuka, ia menemukan selimut bercorak putih hitam dengan bercak darah.

"Begitu lihat bercak darah, saya langsung lapor ke Polsek Kendal tanpa berani membuka lebih jauh," tambahnya.

Reporter: Miftakul FM/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.