
PALANGKA RAYA (Lenteratoday) - Dalam rangka mempelajari implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), belum lama ini Komisi III DPRD Kota Palangka Raya melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan.
Sebagaimana disampaikan Wakil Ketua I Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah jika program MBG di Palangka Raya, saat ini masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat.
"Juknis merupakan panduan agar program bisa berjalan lancar dan mencapai target, karena itu sangat penting," papar Dede, Kamis(23/1/2025).
Ia juga menuturkan kunker tersebut dilakukan agar kedua daerah berbagi pengalaman dan strategi, yang bertujuan agar program MBG bisa dilaksanakan secara optimal.
Lebih lanjut Dede menjelaskan program ini menelan anggaran yang besar, dengan target penerima yang luas. Tahun ini cakupannya baru sekitar 40 persen, tapi di tahun 2026 diharapkan bisa mencapai 100 persen.
"Agar target dapat tercapai, tentunya pengawasan terhadap distribusi dan kualitas makanan adalah kunci utama," ucapnya.
Ia menekankan bahwa program MBG merupakan langkah strategis, dalam mendukung visi pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dede menambahkan sosialisasi kepada masyarakat juga menjadi hal penting, agar memahami program ini dilaksanakan secara bertahap. Sementara ini yang sudah dijalankan baru dalam tahap uji coba, di sejumlah sekolah di Kota Palangka Raya.
"Kami memahami jika masyarakat berharap program ini dijalankan serentak di semua sekolah, namun masyarakat juga harus mengerti jika program ini dilakukan secara bertahap hingga bisa mencapai target ke semua sekolah secara merata," pungkasnya.
Reporter: Novita/Editor: Ais