Insiden Pengrusakan Polsek Watulimo Trenggalek, Delapan Pelaku Ditahan di Polda Jatim

TRENGGALEK (Lenteratoday) - Delapan pelaku insiden pengrusakan Polsek Watulimo berhasil diamankan, termasuk otak penggerak massa. Polisi juga memastikan situasi di wilayah Watulimo kini mulai kondusif meski pengamanan tetap diperketat.
Kapolres Trenggalek, AKBP Indra Ranu Dikarta, menyampaikan bahwa para pelaku sudah ditahan di Polda Jawa Timur untuk proses hukum lebih lanjut. “Sebanyak delapan pelaku pengrusakan Polsek Watulimo telah diamankan dan ditahan di Polda Jatim,” ungkapnya, Jumat (24/1/2025).
Diketahui, insiden terjadi pada Senin malam (20/1/2025), ketika ratusan massa dari perguruan silat menyerang Polsek Watulimo. Mereka menuntut pembebasan seorang rekan yang sebelumnya ditahan. Serangan ini menyebabkan kerusakan parah pada kantor Polsek dan melukai tiga anggota polisi.
Menurut AKBP Indra, dari delapan pelaku yang ditangkap, beberapa di antaranya memiliki peran sebagai penghasut, penggerak, dan pelaku pelemparan. Bahkan otak di balik pengerahan massa juga telah berhasil ditangkap.
“Selain para pelaku, kami juga telah mengamankan otak penggerak massa. Kami akan mendalami dan mengembangkan kasus ini untuk mencari pelaku lainnya,” jelasnya.
Meskipun situasi di Watulimo mulai membaik, patroli gabungan tetap dilakukan untuk menjaga keamanan dan mencegah potensi gangguan serupa. “Petugas gabungan dari Polres, Polsek, dan Brimob terus melakukan penjagaan, baik siang maupun malam,” tambahnya.
Sebagai langkah pencegahan, pihak kepolisian juga telah melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat dan tokoh perguruan silat untuk menjaga ketertiban. “Kami juga telah menyampaikan imbauan kepada orang tua dan pengurus perguruan agar turut serta menjaga situasi tetap aman,” pungkas AKBP Indra. (*)
Reporter: Herlambang | Editor : Lutfiyu Handi