03 April 2025

Get In Touch

Pembersihan Material Longsor Wonosalam Jombang Tunggu Kondisi Stabil

Pencarian korban longsor di Dusun Banturejo, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang juga melibatkan alat berat, Jumat (24/1/2025) (Sutono)
Pencarian korban longsor di Dusun Banturejo, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang juga melibatkan alat berat, Jumat (24/1/2025) (Sutono)

JOMBANG (Lenteratoday) – Menyusul ditemukannya korban terakhir musibah longsor Dusun Banturejo, Desa Sambirejo, Wonosalam, Jombang, Jumat (24/1/2025) sore, operasi tim SAR di lokasi bencana pun ditutup..

Namun demikian, pembersihan material longsor di lokasi bencana belum bisa dilanjutkan, karena alasan keamanan.

"Setelah korban terakhir ditemukan, kami tutup dulu aktivitas di sana, termasuk penghentian pembersihan material longsor. Alasannya karena prosedur keamanan," kata Plt Kalaksa BPBD Jombang, Wiku Birawa Diaz Quintas, Minggu (26/1/2025).

Penutupan dilakukan berkaitan dengan faktor keamanan dan keselamatan seluruh pihak. Dusun Banturejo tanahnya masih sangat labil.

"Terlebih dengan curah hujan masih tinggi. Sangat berisiko jika upaya pembersihan dipaksa terus dilakukan. Kemungkinan longsor susulan masih sangat terbuka di sana," ungkapnya.

Longsor di Dusun Banturejo tidak hanya mengubur empat rumah, melukai dua orang warga serta menewaskan dua orang ayah dan anak. Tapi juga menutup akses jalan utama penghubung Dusun Banturejo dengan Dusun Sumberlamong di desa setempat.

"Timbunan ini sebenarnya juga membantu agar masyarakat tidak beraktivitas dulu di sana, karena kondisinya masih bahaya, termasuk beberapa titik di sekitar lokasi longsor juga masih rentan longsor," tambahnya.

Karenanya, akses dari dan menuju lokasi timbunan longsor masih dipasangi police line (garis polisi).

Masyarakat setempat, imbuh Wiku, untuk sementara tidak dibolehkan ke lokasi longsor, karena sangat berisiko.

"Kami juga koordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan dan PUPR untuk pengangkatan material longsor," ucapnya.

Sebelumnya, longsor menerjang empat rumah warga di Dusun Banturejo, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kamis (23/1) pagi.

Akibatnya, empat orang warga yang merupakan satu keluarga tertimbun material longsor.

Dua dari empat orang tersebut ditemukan tewas. Mereka masing-masing Ducha Ismail (56) dan puntri bungsunya, Andien (9).

Sedangkan dua yang selamat namun luka-luka adalah Widiyati (40), istri Ismail, dan anak sulungnya Muhamad Makruf (12). Dua orang ini kini masih dalam perawatan di RSUD Jombang.

Reporter: sutono|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.