05 April 2025

Get In Touch

27 Tentara Nigeria Tewas akibat Serangan Bom Bunuh Diri

Penjagaan ketat pasca ledakan bom di Nigeria menyebabkan beberapa orang tewas (Ist)
Penjagaan ketat pasca ledakan bom di Nigeria menyebabkan beberapa orang tewas (Ist)

ABUJA (Lenteratoday) -Sedikitnya 27 tentara Nigeria tewas akibat serangan bom bunuh diri di timur laut pada Sabtu (25/1/2025) malam.

Hal itu dikatakan sumber militer Nigeria, Minggu (26/1/2025). Sebelumnya atau pada Jumat (24/1/2025), pasukan Nigeria melancarkan serangan darat terhadap kubu kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan ISIS di daerah terpencil yang membentang di negara bagian Borno dan Yobe.

Menurut seorang perwira, serangan bunuh diri tersebut menewaskan 27 tentara, termasuk komandan, dan menyebabkan beberapa lainnya terluka parah.

Dikatakan, bom bunuh diri itu menjadikannya salah satu serangan bunuh diri paling mematikan yang menargetkan tentara dalam beberapa tahun terakhir.

"Saat itu gelap, yang membuat pasukan sulit melihat sekeliling dengan jelas," kata perwira lain tentang serangan yang terjadi sekitar pukul 21.30 waktu setempat, dikutip dari AFP.

Ia mengatakan, jumlah korban tewas dapat meningkat karena beberapa yang terluka berada dalam kondisi kritis.

Dijelaskan, seorang pengebom bunuh diri menabrakkan kendaraannya yang berisi bahan peledak yang disembunyikan ke konvoi pasukan yang bergerak maju ke Provinsi Afrika Barat Negara Islam (ISWAP) di Segitiga Timbuktu.

Terkait serangan bom bunuh diri itu, sebagaimana dikutip Kompas, pejabat militer Nigeria tidak bersedia memberikan komentarnya.

Diketahui, ISWAP memisahkan diri dari Boko Haram pada 2016 dan menjadi faksi garis keras yang dominan di timur laut.

Mereka merebut wilayah yang sebelumnya berada di bawah kendali Boko Haram, termasuk Segitiga Timbuktu dan hutan Sambisa, cagar alam yang berubah menjadi benteng jihad.

Kelompok tersebut terkenal karena menanam ranjau di pinggir jalan dan memasang bahan peledak pada kendaraan untuk menargetkan pasukan.

Pada bulan Juli tahun lalu, tujuh tentara tewas ketika kendaraan mereka menabrak ranjau darat di sebuah desa tempat ISWAP aktif.

Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.