05 April 2025

Get In Touch

Manfaat Keratin dan Risikonya bagi Kesehatan

Ilustrasi (Pexels)
Ilustrasi (Pexels)

JAKARTA (Lenteratoday) - Keratin adalah protein alami yang terdapat di rambut, kulit, kuku, organ dalam, dan kelenjar. Keratin berfungsi untuk membentuk dan melindungi bagian-bagian tubuh tersebut. 

Keratin termasuk salah satu kandungan andalan dalam produk perawatan rambut, baik itu sampo, kondisioner, dan sejenisnya. Bahkan, terdapat treatment khusus keratin yang dilakukan oleh hair stylist profesional.

Merujuk Healthline, sebenarnya keratin adalah jenis protein pelindung yang secara alami terdapat dalam organ dan kelenjar tubuh manusia. Protein inilah yang menyusun dan melindungi rambut dari kerusakan.

Meskipun tubuh sudah memproduksi keratin, tapi menambah asupan protein tersebut lewat treatment dapat membuat rambut makin sehat dan kuat. Namun, sebenarnya apa sih manfaat keratin untuk rambut?

Manfaat Keratin untuk Rambut

Mengutip Cleveland Clinic, secara umum keratin yang terdapat dalam produk perawatan rambut dapat membuat mahkotamu jadi lebih kuat, berkilau, dan lembut.

Manfaatnya akan lebih maksimal lagi apabila larutan keratin diaplikasikan langsung ke batang rambut lewat treatment khusus. Apa saja manfaatnya?

  1. Rambut Berkilau

Salah satu manfaat menonjol dari treatment keratin adalah rambut jadi makin berkilau. Kilau inilah yang kerap menjadi alasan utama orang-orang memilih treatment keratin. Hasilnya, rambut jadi tampak sehat dan segar seperti habis ke salon setiap hari.

  1. Rambut Tidak Mudah Kusut

Jika kamu memiliki rambut yang mudah kusut, lakukan treatment keratin untuk mengatasinya. Keratin akan mengisi area berpori pada rambutmu, sehingga tidak mudah rusak saat terpapar lingkungan yang kering.

  1. Menghaluskan Rambut

Kemampuan keratin dalam mengisi pori atau celah pada rambut juga bisa membuat rambut makin lembut. Apabila rambut lembut, tentu akan lebih mudah ditata sekalipun hanya menggunakan tangan.

  1. Hasil Tahan Lama

Salah satu manfaat utama treatment keratin adalah keawetannya. Satu kali perawatan dapat bertahan hingga 6 bulan, sehingga lebih praktis untuk kamu yang tidak suka bolak-balik salon demi menata rambut.

  1. Melindungi Rambut dari Kerusakan Lingkungan

Manfaat utama keratin adalah melindungi rambut dari kerusakan lingkungan. Dengan menambah lapisan melalui treatment, rambutmu akan semakin tahan terhadap polutan, sinar UV, dan unsur-unsur berbahaya lainnya.

Risiko Treatment Keratin

Meskipun memberikan manfaat yang signifikan untuk rambut, tapi treatment keratin tetap berisiko untuk kesehatan. Berikut penjelasannya dirangkum dari Healthline:

  1. Mengandung senyawa berbahaya

Kebanyakan treatment keratin mengandung senyawa formaldehida yang berfungsi membuat rambut tampak lurus. Namun, senyawa ini berbahaya jika terhirup dan dapat memicu masalah kesehatan berikut:

-Sakit kepala atau pusing
-Masalah mata
-Sakit tenggorokan
-Batuk atau mengi
-Nyeri dada
-Mual dan muntah
-Ruam
-Cedera ginjal

  1. Kanker payudara

Dalam jurnal bertajuk Use of Straighteners and Other Hair Products and Incident Uterine Cancer susunan Che-Jung Chang dkk, ditemukan bahwa bahan kimia yang digunakan untuk meluruskan rambut dalam treatment keratin dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Penemuan itu disimpulkan setelah meneliti sejumlah perempuan yang treatment keratin setiap 5-8 minggu atau lebih. Hasilnya, mereka memiliki risiko kanker payudara 31% lebih tinggi.

Co-Editor: Nei-Dya/berbagai sumber

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.