KABAR mengejutkan datang dari Negeri Jiran. Sebanyak 5 Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga merupakan Tenaga Kerja Indonesia/Pekerja Mingran Indonesia (TKI/PMI) ilegal ditembak Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM). Akibatnya, satu orang dari Riau meninggal dunia. Jenazah tiba di Terminal Cargo Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Riau, pada Rabu (29/1/2025), sekitar pukul 16.00 WIB. Sementara, 4 lainnya yang merupakan warga Aceh mengalami luka-luka. Diketahui penembakan terjadi Jumat (24/1/2025) saat para PMI yang berjumlah 26 orang hendak keluar dari Malaysia secara tidak resmi menggunakan boat. Di tengah perjalanan, boat yang mereka tumpangi dikejar kapal patroli APMM. Atas peristiwa itu, Kementerian Luar Negeri Indonesia juga telah mengirim nota diplomatik kepada pemerintah Malaysia untuk mendesak penyelidikan lebih lanjut. Penembakan ini hanyalah sebuah puncak gunung es persoalan PMI ilegal hingga sindikat penyelundupan orang. Menurut data Migrant Care, setidaknya 75 PMI telah meninggal selama 20 tahun terakhir. Pemicunya, diduga extrajudicial killing atau pembunuhan oleh aparat tanpa proses peradilan di Malaysia. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DISINI https://lenteratoday.com/upload/30012025.pdf