03 April 2025

Get In Touch

Mendag Budi Didampingi Bupati Rini Resmikan Pasar Nglegok Blitar yang Dibangun Kembali dengan Anggaran Rp 2,7 Miliar

BLITAR (Lentera) - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso didampingi Bupati Blitar, Rini Syarifah hadir langsung dan meresmikan Pasar Nglegok yang
BLITAR (Lentera) - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso didampingi Bupati Blitar, Rini Syarifah hadir langsung dan meresmikan Pasar Nglegok yang

BLITAR (Lentera) - Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso didampingi Bupati Blitar, Rini Syarifah hadir langsung dan meresmikan Pasar Nglegok yang hampir mati dan dibangun kembali dengan anggaran Rp 2,7 Miliar, Selasa(4/2/2025).

Bupati Blitar, Rini Syarifah saat mendampingi Mendag, Budi Santoso seusai Peresmian Pasar Nglegok di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

"Ini sejarah di Kabupaten Blitar, Pak Menteri bersedia hadir langsung dan meresmikan Pasar Rakyat Pasar Nglegok ini," tutur Bupati Rini.

Lebih lanjut Bupati Rini juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, yang telah memberikan fasilitasi pembangunan fisik Pasar Nglegok melalui Dana Tugas Pembantuan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp 2,7 miliar.

"Alhamdulillah, pelaksanaan pembangunan Pasar Nglegok ini dapat diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan. Pasar Nglegok dibuat konsep Pasar Wisata Kuliner, agar pasar tetap ramai pengunjung sampai malam hari dengan tidak meninggalkan pasar tradisionalnya," jelasnya.

Selain itu, Bupati Rini juga membeberkan beberapa upaya untuk meramaikan dan menghidupkan kembali pasar rakyat atau pasar tradisional di Kabupaten Blitar.

"Pemkab Blitar membuat inovasi, mengadakan kegiatan rutin ASN belanja ke pasar setiap tanggal 17 pada hari efektif. Untuk menumbuhkan kembali semangat masyarakat belanja ke pasar tradisional, sehingga bisa memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Blitar," terangnya.

Diharapkan dengan terbangunnya Pasar Nglegok ini, bisa menghidupkan kembali pasar yang dulunya hampir mati dan meningkatkan perekonomian di Kabupaten Blitar khususnya bagi masyarakat Kecamatan Nglegok imbuhnya.

Sementara itu, Mendag, Budi Santoso mengatakan dengan diresmikannya Pasar Nglegok ini, diharapkan bisa semakin menarik masyarakat untuk berbelanja.

"Dengan kondisi pasar yang nyaman, bersih dan rapi, sehingga perekonomian bisa semakin hidup. Dengan berbelanja produk-produk kebutuhan masyarakat yang ada di pasar," kata Budi.

Kedua, Budi juga mengungkapkan banyaknya potensi produk UMKM di Kabupaten Blitar, yang bisa dijual di pasar maupun secara online.

"Seperti tadi saya lihat, banyak produk minuman khas Blitar. Sehingga pasar yang baru diresmikan ini, mempunyai daya tarik bagi masyarakat untuk bertransaksi," ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Mendag Budi didampingi Bupati Rini juga sempat berkeliling stan Pasar Nglegok untuk memantau langsung harga beberapa sembako.

Diantaranya minyak goreng minyakita, yang harganya ada kenaikan sedikit dari HET Rp 15.700 disini Rp 16.000. Termasuk cabe keriting juga naik sedikit, tapi bawang merah dan bawang putih dibawah harga acuan.

"Jadi semuanya normal, semoga sampai Lebaran nanti harga-harga khususnya di Kabupaten Blitar bisa normal dan terjangkau oleh masyarakat," pungkasnya.

Tampak hadir pada acara ini, Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik Kemendag RI Sri Sugy Atmanto dan jajarannya, Forkopimda Kabupaten Blitar, Sekda Kabupaten Blitar, DPRD Kabupaten Blitar, serta jajaran Forkopimcam dan OPD Pemkab Blitar.

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Blitar, selain meresmikan Pasar Nglegok, Mendag Budi Sabtoso juga meninjau UMKM Wisata Kampung Coklat di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan. Kemudian memantau ketersedian telur ayam menjelang Ramadhan di Koperasi Peternak Unggas Sejahtera, yang berlokasi di Desa Dadaplangu, Kecamatan Ponggok kemudian kembali ke Jakarta.

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.