04 April 2025

Get In Touch

Kabar Buruk Dunia Investasi: Bursa Kripto Bybit Diretas, Dana Rp 24,4 T Hilang

CEO Bybit, Ben Zhou
CEO Bybit, Ben Zhou

JAKARTA (Lentera)-Bursa kripto Bybit mengumumkan sistem mereka telah diretas. Seorang peretas disebut berhasil mentransfer kripto dari dompet Etherum milik Bybit senilai USD 1,5 miliar atau setara Rp 24,4 triliun (kurs Rp 16.310) ke rekening yang tidak diketahui. 

Pengumuman tersebut disampaikan langsung CEO Bybit, Ben Zhou, melalui unggahan di X. Dia menjelaskan hanya dompet dingin Etherum yang menjadi sasaran serangan. Sementara dompet lainnya di bursa tetap aman dan kesimpulannya tetap berjalan normal.

“Semua dana klien aman dan operasi kami terus berjalan seperti biasa tanpa gangguan apa pun,” ujar Bybit dalam pernyataannya yang dikutip dari Reuters, Sabtu (22/2/2025). 

Perusahaan mengatakan, tim keamanannya, bersama para ahli forensik, sedang menyelidiki kejadian tersebut.

Atas kejadian ini, berdasarkan data dari Coin Market Cap, harga Bitcoin turun 1,97 persen menjadi Rp 1.572.085.653,88, sementara Ethereum melemah 2,51 persen menjadi Rp 43.861.108,23 hingga pukul 15:00 WIB. 

Informasi penting disajikan secara kronologis
Bybit melayani lebih dari 60 juta pengguna di seluruh dunia dan menawarkan akses ke berbagai mata uang kripto, termasuk Bitcoin dan Ether. Zhou memastikan bahwa perusahaan masih mampu bertahan meskipun kerusakan akibat peretasan ini tidak dapat dipertahankan.

“Semua aset klien didukung 1 banding 1, dan kami dapat menutupi kerugian tersebut,” kata Zhou.

Co-Editor: Nei-Dya/berbagai sumber

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.