03 April 2025

Get In Touch

KAI Buka Penjualan Tiket Kualastabas untuk Angkutan Lebaran 2025

PT KAI Daop 8 Surabaya telah membuka penjualan tiket kereta api untuk masa Angkutan Lebaran 2025 mulai H-45. (KAI Daop 8 for Suara Merdeka Suraba
PT KAI Daop 8 Surabaya telah membuka penjualan tiket kereta api untuk masa Angkutan Lebaran 2025 mulai H-45. (KAI Daop 8 for Suara Merdeka Suraba

BATURAJA (Lentera) - KAI Divre IV Tanjungkarang resmi membuka penjualan tiket Kereta Api Kualastabas rute Tanjungkarang-Baturaja untuk angkutan Lebaran tahun 2025.

"Tiket KA Kualastabas relasi Tanjungkarang-Baturaja sudah bisa dipesan untuk H-7 hari keberangkatan," kata Manager Humas Divre IV Tanjungkarang Azhar Zaki Assjari di Baturaja, Kabupaten OKU, Sumsel, Minggu (16/3/2025).

Dia mengatakan, Divre IV Tanjungkarang menyiapkan total sebanyak 28.160 tiket KA Kualastabas selama periode Lebaran mulai 21 Maret hingga 11 April 2025.

Secara keseluruhan, Divre IV Tanjungkarang menyiapkan sebanyak 51.480 tiket KA selama angkutan Lebaran dimana 45 persen diantaranya telah habis terjual melalui KA Rajabasa relasi Tanjungkarang-Kertapati (PP).

"Untuk tiket KA Rajabasa pemesanan tiketnya di H-45 hari keberangkatan," katanya.

Tiket KA Kualastabas sendiri, kata dia, dapat dibeli melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, serta seluruh channel resmi pemesanan tiket KA lainnya.

Dia menjelaskan, KA Kualastabas sebagai salah satu KA PSO yang menghadirkan akses transportasi yang merata dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera dengan tarif antara Rp10.000 hingga Rp30.000 per orang.

"KAI terus berupaya meningkatkan kualitas layanan demi menghadirkan pengalaman perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan ramah lingkungan bagi pelanggan kereta api," ujarnya.

Zaki mengingatkan, agar pelanggan teliti dalam memasukkan tanggal, memilih rute, dan memasukkan data diri ketika melakukan pemesanan tiket.

"Rencanakan perjalanan sebaik mungkin, termasuk estimasi waktu perjalanan menuju ke stasiun agar tidak tertinggal kereta api," ujar dia.

Co-Editor: Nei-Dya/berbagai sumber

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.