01 September 2025

Get In Touch

PAK 2025 Kota Malang Tanpa Proyek Besar, Ketua DPRD: Fokus PSN

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita. (Santi/Lentera)
Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita. (Santi/Lentera)

MALANG (Lentera) - Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menegaskan tidak ada proyek besar yang masuk dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2025. Menurutnya, anggaran akan difokuskan untuk mendukung pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang lokasinya berada di Kota Malang.

"Gak ada, gak ada proyek besar. Yang kami garis bawahi, PSN yang ada lokusnya di Kota Malang. Kami sudah beberapa kali koordinasi, harapannya nanti ini adalah salah satu komitmen Pemkot Malang terutama dari Pak Wali istilahnya menyodorkan, merelakan Kota Malang untuk bisa menjadi lokus PSN," ujarnya, Jumat (29/8/2025).

Perempuan yang akrab dengan sapaan Mia, ini berharap pelaksanaan PSN di Kota Malang dapat disambut dengan baik oleh pemerintah daerah. Ditekankannya, program tersebut memiliki manfaat bagi masyarakat sehingga penting untuk mendapat dukungan penuh dari Pemkot.

Di sisi lain, Mia juga mengungkapkan adanya potensi kenaikan target pendapatan daerah yang bersumber dari pajak dalam PAK nanti. Dijelaskannya, hal tersebut merupakan salah satu hasil analisa yang dilakukan Badan Anggaran (Banggar) DPRD dalam pembahasan bersama eksekutif.

Menurutnya, masih ada sejumlah sektor pajak yang bisa digenjot untuk meningkatkan penerimaan daerah. "Ada beberapa yang masih berpotensi untuk bisa digenjot lagi. Untuk apa, ya balik lagi, untuk masyarakat," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS)  APBD Perubahan 2025 diarahkan pada pergeseran hasil efisiensi.

"KUA-PPAS ini kan sebenarnya terkait hasil efisiensi. Walaupun sudah ada tiga Perwal yang keluar, dan itu sudah sesuai dengan ketentuan. Tetapi pergeserannya ini dilakukan sebelum penetapan APBD Perubahan," kata Wahyu.

Senada dengan penuturan Mia, Wahyu menjelaskan penyesuaian anggaran dilakukan untuk mengakomodasi program-program strategis nasional. Menurutnya, Pemkot juga telah melakukan konsultasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebelum menetapkan pergeseran anggaran tersebut.

Ditambahkannya, beberapa program yang termasuk dalam PSN dan wajib dialokasikan dalam APBD Perubahan 2025 antara lain Sekolah Rakyat (SR), Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan Koperasi Merah Putih (KMP).

"Kemudian di dalam KUA-PPAS ini tentu kami hanya tinggal menetapkan sesuai dengan kebijakan pusat, seperti PSN yang memang harus kami alokasikan di dalam APBD perubahan," pungkasnya.

Reporter: Santi Wahyu/Editor:Widyawati

 

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.