01 January 2026

Get In Touch

Stok Ditambah Tiga Persen, Pertamina Jamin Tak Ada Kelangkaan LPG Selama Nataru di Kota Malang

Ilustrasi: LPG 3Kg di salah satu toko tradisional Kota Malang. (Santi/Lentera)
Ilustrasi: LPG 3Kg di salah satu toko tradisional Kota Malang. (Santi/Lentera)

MALANG (Lentera) - PT Pertamina Patra Niaga menambah stok Liquefied Petroleum Gas (LPG) sebesar 3 persen dari kebutuhan harian di Kota Malang, untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan LPG di tengah meningkatnya konsumsi dan aktivitas masyarakat pada momen libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

"Insyaallah nggak ada (kelangkaan LPG). Kalau pun nanti ada pengaduan dari masyarakat, kami imbau masyarakat tidak perlu panik dan tidak perlu panic buying," ujar Sales Branch Manager Pertamina Malang, Imam Rizky Arianto, dikutip pada Sabtu (20/12/2025).

Imam menyampaikan, Pertamina juga menyiapkan layanan pengaduan bagi masyarakat yang mengalami kendala terkait distribusi maupun ketersediaan LPG. Layanan tersebut dapat diakses melalui Call Center Pertamina 135 yang beroperasi selama 24 jam.

"Call center itu untuk melayani kebutuhan semuanya. Jadi kalau misalnya masyarakat ada keluhan BBM, keluhan LPG, atau apa pun, silakan ke call center kami," jelasnya.

Lebih lanjut, Imam mengungkapkan, menjelang Nataru, Kota Malang telah memperoleh tambahan kuota LPG dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Tambahan kuota tersebut mencapai 3,2 persen dari kuota sebelumnya.

Selain penambahan kuota, pihaknya juga telah menyiapkan tambahan stok LPG bersubsidi atau Public Service Obligation (PSO). Tambahan stok tersebut diperkirakan sekitar 3 persen dari kebutuhan normal harian.

"Untuk prediksi Nataru ini, kami sediakan tambahan stok sekitar 3 persen. Tentu 3 persen ini sesuai dengan kebutuhan untuk LPG PSO atau LPG bersubsidi," kata Imam.

Dirincinya, tambahan stok 3 persen tersebut dihitung dari rata-rata penyaluran LPG harian di Kota Malang. Secara normal, penyaluran LPG di wilayah tersebut mencapai sekitar 108 metrik ton per hari.

"Kalau dihitung dengan angka tabung, kurang lebih sekitar 59.000 tabung penyaluran per harinya," jelas Imam.

Tak hanya LPG bersubsidi, Pertamina juga menambah stok LPG non-PSO atau Bright Gas. Penambahan stok untuk Bright Gas dilakukan sebagai upaya mengantisipasi kebutuhan masyarakat yang menggunakan LPG non-subsidi selama periode libur Nataru.

 

Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.