09 January 2026

Get In Touch

DPRD Jatim Minta PT Garam Maksimalkan Kemitraan dengan Petani

Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Ony Setiawan.
Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Ony Setiawan.

SURABAYA (Lentera) - Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Ony Setiawan,  mengingatkan pentingnya peran PT Garam dalam membina dan memberdayakan petani garam di daerah. Ia meminta PT Garam lebih memaksimalkan kemitraan dengan tambak-tambak milik petani, dibandingkan mengembangkan tambak sendiri.

“Selaku BUMN tentunya tugasnya membina petani garam. Bukan malah membuat tambak sendiri,” ungkap Ony Setiawan, Kamis (08/01/2026).

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim tersebut menjelaskan bahwa PT Garam merupakan BUMN produsen garam nasional yang memiliki tugas menjamin ketersediaan dan ketahanan garam, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun kebutuhan industri seperti tekstil dan PVC. 

Selain itu, PT Garam juga bertanggung jawab mewujudkan kedaulatan pangan nasional di sektor garam melalui produksi, pengembangan, dan pengolahan garam secara profesional dengan target swasembada serta peningkatan kualitas, termasuk yodiumisasi.

Menurut Ony, peran tersebut seharusnya berjalan seiring dengan perhatian terhadap keberadaan petani garam. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah membantu petani meningkatkan kualitas produksi agar mampu menghasilkan garam yang layak ekspor.

“Oleh sebab itu tentunya keberadaan petani garam harus diperhatikan, salah satunya memperhatikan tambak-tambak petani garam. Misalnya membantu para petani garam bagaimana menciptakan garam berkualitas dan layak ekspor. Bukan malah membuat tambak garam sendiri,” jelasnya.

Ony juga menyebutkan, Jawa Timur merupakan penyumbang terbesar produksi garam nasional dengan kontribusi mencapai 42 persen. Kondisi tersebut menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi kunci dalam pemenuhan kebutuhan garam domestik.

“Dengan penyumbang garam nasional terbesar maka sudah selayaknya petani garam diperhatikan dan disejahterakan. Ini tentunya merupakan tugas dan tanggung jawab PT Garam,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Pradhita
Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.