Anggota DPRD Dukung Pemkot Kerjasama dengan Korea Selatan Terkait Teknologi Pengelolaan Sampah Perkotaan Terpadu
PALANGKA RAYA (Lentera) – Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya menjalin kerja sama terkait pengelolaan sampah perkotaan terpadu dengan National Institute of Green Technology (NIGT) Korea Selatan, mendapat dukungan penuh dari Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim.
Ia berpendapat, dengan menjalin kerjasama internasional, merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah di Kota Palangka Raya, yang memiliki wilayah sangat luas dengan karakter geografis yang beragam.
“Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mencari solusi jangka panjang dan berkelanjutan terhadap permasalahan sampah yang hingga saat ini masih dihadapi,” papar Arif, Senin (26/1/2026).
Lebih lanjut ia mengutarakan, dengan mengimplemtasikan konsep Integrated Municipal Solid Waste Management (IMSWM) dinilai relevan untuk diterapkan di Palangka Raya. Terutama dengan dukungan teknologi dan pengalaman dari Korea Selatan dalam pengelolaan limbah perkotaan.
Arif menegaskan akan siap mendukung dari sisi regulasi dan penganggaran, dengan pertimbangan program tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta lingkungan.
“Harus ada tindak lanjut yang jelas, termasuk kesiapan sarana prasarana, SDM, serta payung hukum yang kuat, sehingga program ini berkelanjutan, bukan hanya berhenti di tahap perencanaan atau studi kelayakan saja,” ucapnya.
Arif menambahkan, pengelolaan sampah bukan hanya urusan pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi lintas sektor dan dukungan seluruh masyarakat, pihaknya optimis Palangka Raya dapat menjadi contoh kota dengan pengelolaan sampah yang baik dan ramah lingkungan.
Selebihnya ia mengatakan, Pemkot Palangka Raya dan NIGT Korea Selatan telah menandatangani Letter of Intent (LoI) sebagai bentuk komitmen awal dalam kerjasama pengelolaan sampah perkotaan terpadu.
"Keterlibatan seluruh perangkat daerah, dan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah merupakan faktor yang sangat penting, agar teknologi yang diterapkan berjalan secara optimal," pungkasnya. (*)
Reporter : Novita
Editor : Lutfiyu Handi




