KASUS dugaan pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan kian berlapis. Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel mengklaim ada partai politik dengan nama yang ada huruf 'K', ikut menikmati aliran dana perkara tersebut. Meski hingga kini identitas parpol itu masih menjadi teka-teki. Diketahui, sebanyak 8 partai politik berhasil lolos ke DPR RI periode 2024–2029 dengan total 580 kursi, didominasi oleh PDI-P (110 kursi) dan Golkar (102 kursi). Partai lain yang lolos meliputi Gerindra, Nasdem, PKB, PKS, PAN, dan Demokrat. Di sisi lain, Noel membantah menerima uang hasil korupsi dan bahkan mengaku tidak memahami urusan K3. Dia pun mengaku tak mengerti apa istilah singkatan dari K3. Noel menyatakan siap dihukum mati jika terbukti bersalah dalam kasus tersebut. Ia mengklaim sikap itu sebagai bentuk konsistensinya terhadap pandangan bahwa pelaku korupsi layak dijatuhi hukuman paling berat. Saat Noel menyatakan tidak kecipratan duit pemerasan, fakta persidangan justru membuka potret lain di internal Kemnaker. Sejumlah pegawai disebut menganggap uang nonteknis dari proses sertifikasi K3 sebagai 'rezeki' yang dibagi secara berjenjang. Duh. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DISINIhttps://lenteratoday.com/upload/Epaper/27012026.pdf




.jpg)
.jpg)

